Berita Foto

FOTO-FOTO: Gadis-gadis Berkimono Peringati 8 Tahun Tsunami Jepang di Banda Aceh

Komunitas pemuda yang tergabung dalam Koungestu School Association mengenakan pakaiaan kimono sembari menyanyikan lagu Jepang

FOTO-FOTO: Gadis-gadis Berkimono Peringati 8 Tahun Tsunami Jepang di Banda Aceh - peringatan-delapan-tahun-gempa-dan-tsunami-jepang.jpg
serambinews.com/m anshar
Mahasiswa Koungestu School Association mengenakan pakaiaan kimono saat tampil pada acara Peringatan 8 Tahun Gempa dan Tsunami Jepan di Museum Tsunami Banda Aceh, Senin (11/3/2019).
FOTO-FOTO: Gadis-gadis Berkimono Peringati 8 Tahun Tsunami Jepang di Banda Aceh - peringatan-tsunami-jepang-2.jpg
Serambinews.com/M Anshar
Mahasiswa Koungestu School Association mengenakan pakaiaan kimono saat tampil pada Peringatan 8 Tahun Gempa dan Tsunami Jepan di Museum Tsunami Banda Aceh, Senin (11/3/2019).
FOTO-FOTO: Gadis-gadis Berkimono Peringati 8 Tahun Tsunami Jepang di Banda Aceh - peringatan-tsunami-jepang.jpg
Serambinews.com/M Anshar
Kepala Dinas Pariwisata Aceh, Jamaluddin (kanan) bersama Konjen Jepang, Takeshi Ishi menyaksikan penampilan komunitas Aceh-Jepang para peringatan delapan tahun tsunami Jepang di Museum Tsunami Aceh, Senin (11/3/2019).
FOTO-FOTO: Gadis-gadis Berkimono Peringati 8 Tahun Tsunami Jepang di Banda Aceh - peringatan-tsunami-jepang-3.jpg
Serambinews.com/M Anshar
Mahasiswa Koungestu School Association mengenakan pakaiaan kimono saat tampil pada acara Peringatan 8 Tahun Gempa dan Tsunami Jepan di Museum Tsunami Banda Aceh, Senin (11/3/2019).
FOTO-FOTO: Gadis-gadis Berkimono Peringati 8 Tahun Tsunami Jepang di Banda Aceh - peringatan-delapan-tahun-tsunami-jepang.jpg
Serambinews.com/m anshar
Mahasiswa Koungestu School Association mengenakan pakaiaan kimono saat tampil pada acara Peringatan 8 Tahun Gempa dan Tsunami Jepan di Museum Tsunami Banda Aceh, Senin (11/3/2019). Kegiatan tahunan ini bertujuan untuk saling berbagi pengalaman hidup antara masyarakat Aceh yang pernah mengalami gempa dan tsunami Desember 2004 dan masyarakat Sendai, Jepang yang mengalami gempa 9.0 SR serta tsunami pada tahun 2011 lalu.
FOTO-FOTO: Gadis-gadis Berkimono Peringati 8 Tahun Tsunami Jepang di Banda Aceh - peringatan-tsunami-jepang-1.jpg
Serambinews.com/M Anshar
Mahasiswa Koungestu School Association mengenakan pakaiaan kimono saat tampil pada acara Peringatan 8 Tahun Gempa dan Tsunami Jepan di Museum Tsunami Banda Aceh, Senin (11/3/2019).
FOTO-FOTO: Gadis-gadis Berkimono Peringati 8 Tahun Tsunami Jepang di Banda Aceh - wanita-berkimono-di-museum-tsunami.jpg
Serambinews.com/M Anshar
Mahasiswa Koungestu School Association mengenakan pakaiaan kimono saat tampil pada acara Peringatan 8 Tahun Gempa dan Tsunami Jepan di Museum Tsunami Banda Aceh, Senin (11/3/2019).

Laporan M Anshar | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Aceh dan Jepang memiliki memori yang sama terhadap bencana gempa dan tsunami.

Saling mengenang serta saling berbagi pengalaman bencana dan pengalaman hidup pascabencana, merupakan cara terbaik untuk dapat belajar tentang bagaimana menghadapi bencana alam.

Hal tersebut terlihat pada peringatan delapan tahun tsunami jepang yang dilaksanakan oleh komunitas Aceh-Jepang di Museum Tsunami Aceh, Senin (11/3/2019).

Baca: Oarfish, Ikan yang Dianggap Sebagai Tanda akan Datangnya Gempa Bumi dan Tsunami

Komunitas pemuda yang tergabung dalam Koungestu School Association mengenakan pakaiaan kimono sembari menyanyikan lagu Jepang berjudul “Himawari No Yakusoku (Janji Bunga Matahari).

Acara itu menguncang decak kagum para pengunjung yang hadir ke Museum Tsunami di Kota Banda Aceh.

Baca: 4 Fakta Tersembunyi Tsunami Aceh hingga Banten, Kecepatan Gelombang Sampai Luas Kerusakan

Sebagaimana diketahui, gempa berkekuatan 9.0 Skala Richter mengguncang kawasan Sendai, Jepang pada 2011 silam.

Gempa tersebut adalah gempa terbesar dalam sejarah Jepang yang mengakibatkan ribuan orang tewas.(*)

Baca: Tsunami Aceh, Penjara Keudah, dan Amnesti dari Allah untuk Saya

Penulis: m anshar
Editor: m anshar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved