Sabang akan Gelar Festival Kanduri Laot

Pemko Sabang melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Sabang akan menggelar Festival Kenduri Laot

Sabang akan Gelar Festival Kanduri Laot
NAZARUDDIN, Wali Kota Sabang

SABANG - Pemko Sabang melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Sabang akan menggelar Festival Kenduri Laot. Kegiatan yang akan dipusatkan di Dermaga CT3 BPKS, itu berlangsung 30 Maret-1 April 2019

Wali Kota Sabang, Nazaruddin atau yang akrab disapa Tgk Agam mengatakan, Festival Kenduri Laot merupakan even tahunan pariwisata Sabang. Festival itu mengangkat kearifan lokal sabang sebagai tradisi masyarat pesisir.

“Festival Khanduri Laot insya Allah akan digelar akhir Maret. Even ini dipastikan akan berdampak pada kunjungan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara dan tentunya akan meningkatkan perekonomian masyarakat Sabang,” kata Tgk Agam.

Sejumlah kegiatan yang menggambarkan budaya masyarakat pesisir akan memeriah even tersebut. Tgk Agam merincikan, beberapa agenda tetap sama dengan even tahun sebelumnya seperti atraksi melaot, kenduri aulia 44 keramat, kenduri kuah beulangong, hingga dialog panglima laot.

Sementara Kabid Kebudayaan Disparbud Sabang, Ramlan Yahya menyampaikan, pelaksanaan Gelar Tradisi Masyarakat Pesisir Khanduri Laot Festival 2019 akan melibatkan ribuan pengunjung, termasuk pengunjung mancanegara seperti Malaysia.

Ramlan Yahya menjelaskan, karena sebagai gelaran tradisi masyarakat pesisir, maka kegiatan itu akan dikendalikan oleh para panglima laot dan nelayan. Mereka akan menampilkan kegiatan mereka selama melaot, seperti cara tarik pukat.

Kemudian pada malam hari, akan ditampilkan boat lampu/boat hias di teluk sabang, sehingga para nelayan akan menyuguhkan pemandangan menarik. “Selain itu juga ada kenduri aulia 44 keramat, seperti cerita dulu bahwa sabang ini dijaga oleh ulama, makanya dengan kenduri ini sekaligus santunan anak yatim,” ujarnya.

Dalam festival juga, penyelenggara juga menggelar lomba perahu naga dan lomba masak kuah belangong, yang dibuka dua kategori untuk peserta dari luar sabang dan peserta dari lokal Sabang. Nanti pania akan menilai berdasarkan hasil racikan dan citarasa. Lomba itu untuk mempertahankan tradisi kuliner leluhur.(mun)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved