Ethiopian Airlines Jatuh

WNI Korban Jatuhnya Ethiopian Airlines Bernama Harina Hafitz, Korban Bekerja Sebagai Staf PBB

Menurut Armanatha, Duta Besar RI di Roma telah bertemu dengan suami dan kedua anak korban dan menyampaikan belasungkawa.

WNI Korban Jatuhnya Ethiopian Airlines Bernama Harina Hafitz, Korban Bekerja Sebagai Staf PBB
AFP/MICHAEL TEWELDE
Seorang pria membawa puing di lokasi jatuhnya penerbangan Ethiopian Airlines di Bishoftu, sebuah kota sekitar 60 kilometer tenggara Addis Ababa, Etiopia, Minggu (10/3/2019). (AFP/MICHAEL TEWELDE) 

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Luar Negeri RI mendapat konfirmasi korban warga negara Indonesia (WNI) yang meninggal dalam kecelakaan pesawat Ethiopian Airlines di Addis Ababa, bernama Harina Hafitz.

Ia bekerja sebagai staf Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) yang tinggal di Roma, Italia.

"Korban WNI adalah seorang perempuan yang tinggal di Roma, Italia, dan bekerja untuk World Food Program (WFP) PBB," kata Juru bicara Kemenlu RI Arrmanatha Nasir kepada Kompas.com, Senin, (11/3/2019).

Menurut Armanatha, Duta Besar RI di Roma telah bertemu dengan suami dan kedua anak korban dan menyampaikan belasungkawa.

Dubes RI di Roma juga menawarkan bantuan dan dukungan untuk meringankan beban keluarga korban.

"KBRI Roma akan terus berkoordinasi dengan keluarga korban, KBRI Addis Ababa dan Kantor WFP Roma untuk pengurusan jenazah dan dukungan bagi keluarga," kata Armanatha.

Pesawat milik maskapai Ethiopian Airlines jatuh tak lama setelah lepas landas dari bandara di Addis Ababa, Etiopia, pada Minggu pagi.

Manajemen maskapai menyebutkan, penerbangan ET 302 itu jatuh di dekat kota Bishoftu sekitar 50 km sebelah tenggara Addis Ababa.

Manajemen maskapai menyatakan semua orang dalam pesawat yang terdiri 149 penumpang dan 8 kru tewas.

Baca: Jatuhnya Ethiopian Airlines ET302 Tewaskan 157 Orang, Ini 4 Kesamaan Kecelakaan Lion Air JT610

Baca: Ulang Tahun ke-76 Hari Ini, Ma’ruf Amin : Saya Masih 40 Tahun

Baca: Amunisi Sitaan bukan Milik TNI

Melansir dari Sky News, pesawat Boeing 737-8 MAX itu mengangkut penumpang dari 33 negara.

Halaman
123
Editor: faisal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved