Besi Lantai Dermaga Hilang

Sekitar 50 batang besi lantai dermaga pantai di Gampong Ujung Pie, Kecamatan Muara Tiga, Pidie hilang diambil

Besi Lantai Dermaga Hilang
SERAMBI/ M NAZAR
Besi pengaman jembatan di ruas jalan nasional di kawasan Blang Malu, Kecamatan Mutiara Timur, Pidie, Selasa (12/3), patah yang menyebabkan rawan terhadap pengguna jalan. 

* Di Gampong Ujung Pie, Muara Tiga

SIGLI - Sekitar 50 batang besi lantai dermaga pantai di Gampong Ujung Pie, Kecamatan Muara Tiga, Pidie hilang diambil orang tak bertanggungjawab. Diperkirakan, besi itu diambil satu per satu sejak sebulan lalu, sehingga tidak ada yang tersisa di jembatan.

Camat Muara Tiga, M Yusuf Latief kepada Serambi mengatakan di Kantor Bappeda, Pidie, Selasa (12/3), dermaga itu dibangun pihak Provinsi Aceh. Dia mengaku, sejak sebulan lalu besi lantai dermaga itu satu per satu raib dan sekarang sudah tidak ada satupun lantainya.

Padahal, lokasi itu menjadi salah satu objek wisata bagi pengunjung bersantai pada sore hari. Namun, karena dermaga sudah tidak ada lagi lantainya maka sulit pengunjung berjalan di atas dermaga.

Dermaga Ujung Pie itu berada di bibir pantai. Di samping itu ada juga mi ikan tongkol dijajakan di kedai kopi di sekitar pantai dan jika dibenahi dengan bagus, maka sangat indah pemandangannya, sebutnya.

Mi ikan tongkol merupakan kuliner mi Aceh dimasak tumis disertai racikan ikan tongkol sudah dicabik-cabik dan biasanya masih baru didaratkan oleh nelayan.

M Yusuf berharap jika dibangun kembali lantai dermaga itu supaya ditempatkan petugas untuk menjaga, karena dia mengkhawatirkan jika diperbaiki maka akan hilang kembali seperti sediakala.

Kapolres Pidie AKBP Andy NS Siregar melalui Kapolsek Muara Tiga, Ipda Maksum Umar ditanyai Serambi, Rabu (13/3) mengaku sudah mengamankan sekira 50 keping lebih besi lantai dermaga di Mapolsek. Namun pihaknya masih mengusut kasus ini, karena belum ada tersangka pelaku. “Kami masih menunggu laporan dari pihak dinas terkait atas hilangnya besi lantai jembatan dermaga Ujong Pie, tetapi sudah diamankan polisi,” katanya.

Menurutnya, besi itu diamankan dari lokasi sekitar dermaga dan ada juga dari masyarakat. Kondisi itu, katanya, sudah terjadi sebulan lalu, dimana posisi besi lantai dermaga sudah lapuk dan hampir rubuh, sehingga masyarakat ikut-ikutan mengambil satu demi satu besi itu.

Maka itu, karena itu barang inventaris negara maka polisi mengamankan barang itu di Mapolsek dan petugas jaga di lokasi sudah melapor ke dinas terkait di Banda Aceh. Hingga sekarang, pihak dinas itu belum melaporkan secara resmi kepada pihak polisi. Cuma pertimbangan karena itu aset negara maka diamankan barangnya dulu.

Halaman
12
Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved