Tafakur

Tak Mengakui Dosa

Jika menyayangi diri sendiri berarti berkenan mengakui dosa-dosa yang telah diperbuat

Tak Mengakui Dosa

Oleh: Jarjani Usman

“Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung” (QS. An-Nur: 31).

Jika menyayangi diri sendiri berarti berkenan mengakui dosa-dosa yang telah diperbuat. Dengan mengakui dosa, kita akan menjadi sadar terhadap pentingnya menebus dosa. Apalagi dosa tak akan terampuni sendiri, bila tidak mau bermohon dan bertaubat. Bila tak mau mengakui dosa, resikonya besar dan mengerikan.

Bila diibaratkan dengan karat, dosa bila dibiarkan akan semakin parah menyalupi hati, sehingga menyulitkan diri untuk melihat kebenaran. Makanya tidak mengherankan mendapati orang-orang yang walaupun sudah berilmu tinggi dalam bidang agama, tetap membiarkan diri dalam kubangan dosa. Walaupun ilmu adalah penerang, jalan hidup yang ditempuh bagaikan tak terterangi.

Di samping itu, tak mau mengakui dosa berarti membiarkan diri tak menikmati kebahagiaan besar. Rasulullah SAW pernah mengingatkan bahwa di antara kebahagiaan seseorang insan ialah diberi umur panjang dan rezeki taubat oleh Allah SWT (HR. Al Hakim).

Selanjutnya, bila tak mau mengakui dosa berarti mengabaikan rasa cinta dari Allah. Dalam Alquran dikatakan, sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri (QS. Al Baqarah: 222).

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved