Penahanan Tiga Intimidator Ditangguhkan

Polres Bireuen sejak Rabu (13/3) mengabulkan permohonan penangguhan penahanan terhadap tiga dari empat

Penahanan Tiga Intimidator Ditangguhkan
IST
GUGUN HARDI GUNAWAN,Kapolres Bireuen

BIREUEN - Polres Bireuen sejak Rabu (13/3) mengabulkan permohonan penangguhan penahanan terhadap tiga dari empat tersangka kasus intimidator ((orang yang melakukan intimidasi) dalam kampanye pemilihan umum legislatif (pileg), dan presiden (pilpres) 2019.

Kapolres Bireuen, AKBP Gugun Hardi Gunawan SIK MSi kepada Serambi kemarin mengaku, kalau pihaknya sudah memberikan penangguhan tahanan terhadap E alias Koboy (56), warga Desa Pante Ara, Hbj (45) warga Desa Cot Panjoe, dan Az (27) warga Desa Abeuk Jaloh, Kecamatan Peusangan.

Disebutkan Kapolres, dari empat orang yang ditangkap ketika itu, sebanyak tiga tersangka diberikan kemudahan untuk penangguhan penahanan. Sementara satu tersangka lain tetap dalam sel karena tersangkut kasus perampasan kendaraan. Permohonan penangguhan ini diberikan selain mereka kooperatif, juga ada yang menjamin mereka siap hadir saat dimintai keterangan di Mapolres.

Selain itu, lanjut Kapolres, pihak yang melapor juga membuka pintu damai. Ketiga pelaku juga berjanji tidak akan melakukan tindakan kriminal lainnya. “Suatu kebaikan karena mereka sangat kooperatif dan ada orang yang menjamin. Kecuali itu, orang yang sempat diintimadasi juga sudah memaafkan mereka,” jelasnya.

Diharapkan, kasus intidimasi di Bireuen hendaknya tidak ada lagi, dan semua pihak sama-sama menciptakan rasa aman menjelang pemilu ini. “Itu kasus pertama dan hendaknya yang terakhir. Harapan kami kepada berbagai pihak mulai dari masyarakat, pimpinan parpol, simpatisan, tim sekses, dan lainnya untuk sama-sama menjaga keamanan serta menciptakan rasa aman,” harapan Kapolres Bireuen.

Sebagaimana diberikan sebelumnya, aparat Kepolisian Resor (Polres) Bireuen menangkap empat pria yang diduga intimidator dalam kampanye pileg dan pilpres sekaligus sebagai terduga pelaku tindak pidana menguasai senjata tajam untuk tujuan intimidasi. Mereka ditangkap Rabu (27/2) sekitar pukul 22.30 WIB di ruas jalan kabupaten kawasan Desa Bale Setuy, Peusangan Bireuen.

Satu dari empat tersangka kasus intimidator bersinisial ZE (44), warga Desa Lingka Kuta, Gandapura, Bireuen tetap ditahan karena terlibat kasus pencurian kendaraan pada Desember 2018 lalu.

Kapolres Bireuen, AKBP Gugun Hardi Gunawan mengatakan, selain kasus intimidasi, hasil penyelidikan dan laporan korban, ZE juga salah seorang tersangka dari tiga orang yang melakukan pencurian dengan kekerasan sebuah mobil Honda Jazz pada 15 Desember 2018 milik warga Desa Bada Barat, Kecamatan Jangka, Bireuen.

Korban baru melaporkan kejadian itu pada 15 Januari lalu ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Bireuen. Berdasarkan laporan tersebut, Polres Bireuen membentuk tim melakukan penyelidikan. Hasil pelacakan kendaraan tersebut berada di Semarang, Jawa Tengah.

Tim Polres Bireuen bergerak ke Semarang pada 1 Februari lalu, setelah berkoordinasi dengan Polsek Tembalang, dan Poltabes Semarang. Kala itu, berhasil menangkap seorang pelaku berinisial Den (33), warga Desa Benteng, Kecamatan Kota Sigli, Pidie pada 2 Februari 2019 di kawasan Semarang.(yus)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved