Empat Warga Aceh Timur Dihukum Mati, atas Kasus Penyelundupan 50 Kg Sabu dari Malaysia

Empat warga Aceh Timur dijatuhi hukuman mati oleh majelis hakim PN Banda Aceh, karena terbukti terlibat penyelundupan 50 Kg sabu dari Malaysia.

Empat Warga Aceh Timur Dihukum Mati, atas Kasus Penyelundupan 50 Kg Sabu dari Malaysia
SERAMBINEWS.COM/MASRIZAL
Dua terdakwa kasus sabu-sabu seberat 50 kg memasuki ruang sidang di Pengadilan Negeri Banda Aceh, Senin (18/3/2019). 

Laporan Masrizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Empat warga Aceh Timur dijatuhi hukuman mati oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Banda Aceh, Senin (18/3/2019) setelah terbukti terlibat dalam penyeludupan sabu-sabu seberat 50 kg dari Malaysia.

Keempat terdakwa tersebut adalah Abdul Hannas alias Annas (41), Mahyudin alias Boy (36), M Albakir alias Bakir (28), dan Azhari alias Ari (29).

Selain empat terdakwa itu, majelis hakim juga memvonis satu terdakwa lainnya yaitu Razali M Dia alias Doyok (36) dengan hukuman seumur hidup.

Menurut majelis hakim yang diketuai Bakhtiar SH dan hakim anggota, Cahyono SH MH dan Nani Sukmawati SH, kelima terdakwa terbukti melakukan tindak pidana narkotika sebagaimana diatur dalam Pasal 114 ayat (2) junto Pasal 132 ayat (1) atau Pasal 112 ayat (2) jounto Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Putusan terhadap lima terdakwa itu dibacakan dalam empat sidang terpisah. Hanya untuk Bakir dan Ari sidangnya digelar secara bersamaan.

"Menjatuhkan pidana terhadap M Albakir alias Bakir dan Azhari alias Ari masing-masing dengan pidana mati," kata Bakhtiar SH ketika membacakan putusan untuk kedua terdakwa pada awal sidang.

Baca: Lima Terdakwa Penyelundupan 50 Kg Sabu-sabu dari Malaysia Hadapi Putusan di PN Banda Aceh

Baca: Sidang Kasus Sabu 50 Kg Dikawal Polisi Bersenjata Lengkap, Hakim: Silakan Lumpuhkan Jika Melawan

Sebelum membacakan putusan, majelis hakim terlebih dahulu membacakan kronologis kejadian penangkapan terhadap para terdakwa yang berprofesi nelayan itu.

Pada Minggu, 3 Juni 2018 terdakwa Annas mendapat telepon dari Abu (DPO) yang menawarkan pekerjaan mengambil sabu-sabu seberat 50 Kg di tengah laut yang didatangkan dari Penang, Malaysia, dengan janji akan diberi upah Rp 5 juta per Kg.

Dalam melakukan pekerjaanya, Annas melibatkan Boy, Doyok, Bakir, dan Ari.

Setelah menyusun strategi, mereka berhasil mengambil sabu-sabu dari sebuah kapal di tengah laut.

Namun penyelundupan sabu-sabu tersebut berhasil digagalkan oleh tim Mabes Polri dan Bea Cukai yang sedang melakukan patroli.(*)

Baca: Selandia Baru Telah Hapus Hukuman Mati, Teroris Brenton Tarrant Tetap Terancam Hukuman Terberat

Baca: Enam Wilayah di Provinsi Aceh Diperkirakan Hujan Selama Tiga Hari

Baca: Hendri Yuzal Staf Khusus Gubernur Aceh Cabut BAP Terkait Perintah Irwandi Yusuf soal Fee Proyek

Penulis: Masrizal Bin Zairi
Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved