Tafakur

Keturunan

Dan janganlah kamu membunuh anak-anakmu karena takut kemiskinan. Kamilah yang akan memberi rezeki

Keturunan

Oleh: Jarjani Usman

“Dan janganlah kamu membunuh anak-anakmu karena takut kemiskinan. Kamilah yang akan memberi rezeki kepada (anak-anak) mereka dan juga kepadamu. Sesungguhnya membunuh mereka adalah suatu dosa yang besar” (QS. Al-Isra’: 31).

Kacaunya dunia ini karena manusia menyalahi perintah Allah. Termasuk di antaranya persoalan kewajiban menikah. Namun, sebahagian kelompok manusia di dunia ini sengaja merongrong perintah Allah dengan hidup bersama tanpa ikatan perkawinan dan tak mau punya keturunan. Anak dianggap bisa merepotkan dan membutuhkan biaya besar untuk berbagai kebutuhan setiap kepala. Akibatnya, jumlah anggota suatu etnik ini perlahan berkurang, kalah dengan etnik atau kelompok agama lain yang hidup normal dengan keluarga.

Seperti kebanyakan orang Muslim di berbagai negara yang berpikir bukan hanya berdasarkan perhitungan matematika, tetapi berdasarkan keyakinan kepada Allah. Bila sekedar hidup berdasarkan perhitungan matematika, jumlah pendapatan menentukan jumlah anak yang patut dilahirkan dan dibesarkan. Dengan kata lain, semakin sedikit gaji atau pendapatan, semakin sedikit anak yang patut dimiliki.

Namun kenyataannya, tak semua orang takut beranak dengan jumlah yang tak sesuai dengan pendapatannya. Hal ini berdasarkan keyakinan bahwa rezeki untuk setiap hamba sudah ditentukan oleh Sang Pencipta, Allah SWT. Manusia hanya diharuskan berusaha sekuat tenaga sesuai dengan petunjuk yang telah ditetapkan Allah, sedangkan yang menentukan adalah Allah. Rezeki juga berasal dari Allah dan dilarang membunuh anak karena takut tak memiliki kecukupan rezeki.

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved