100 Petani Bandar Baru Pidie Jaya Terima 200 Hektare Lahan Kakao

100 petani kebun di Kecamatan Bandar Baru, Pidie Jaya menerima lahan pengembangan kakao seluas 200 hektare di perbukitan Gampong Abah Lueng,

100 Petani Bandar Baru Pidie Jaya Terima 200 Hektare Lahan Kakao
SERAMBINEWS.COM/IDRIS ISMAIL
Bupati Pidie Jaya, H Aiyub Abbas (Tengah) bersama Kajari Meureudu, Basuki Sukardjono MH (Dua kanan) menyerahkan lahan pengembangan kakao 200 Ha bagi empat perwakilan dari 100 penerima manfaat di aula kantor Camat Bandar Baru, Pidie Jaya, Selasa (19/3/2019). 

Laporan Idris IsmaiI | Pidie Jaya

SERAMBINEWS.COM, MEUREUDU - Sebanyak 100 petani kebun di Kecamatan Bandar Baru, Pidie Jaya menerima lahan pengembangan kakao seluas 200 hektare di perbukitan Gampong Abah Lueng, Selasa (19/3/2019).

Prosesi penyerahan itu dipusatkan di Aula Kecamatan Bandar Baru.

Bupati Pijay, H Aiyub Abbas kepada Serambinews.com, Selasa (19/3/2019) mengingatkan agar seluruh penerima manfaat yang telah diberikan amanah pengelolaan lahan ini oleh pemerintah terutama kepada empat kelompok tani atau 100 penerima ini agar senantiasa dikelola secara maksimal.

"Ini demi mendongkrak perekonomian keluarga masing-masing," sebutnya.

Ia juga menambahkan, program pemberdayaan ekonomi ini merupakan bukti dan komitmen serius Pemkab dalam memberdayakan ekonomi masyarakat di pedalaman melalui sektor perkebunan dan diharapkan dapat membuahkan hasil yang lebih berlimpah.

Baca: Petani Kebun Abah Lueng di Pidie Jaya Resah, Ini Masalahnya

Baca: Disebut Memiliki Lahan Lebih Banyak dari Prabowo oleh Hidayat Nur Wahid, Ini Tanggapan Erick Thohir

Baca: PN Mediasi Pemko-Pemilik Lahan

Dikatakan, siapapun para penerima manfaat yang tidak menggarap lahan yang telah diberikan, maka pemerintah tak segan-segan untuk mencabut dan menyerahkan kepada petani lain karena ini bukan program asal-asalan.

Apalagi dalam hal ini pemerintah telah memberikan kepada setiap petani mendapat 2 Ha.

"Saya yakin untuk dua tahun kedepan diperkirakan akan menuai hasil panen yang mumpuni untuk merobah pola hidup masyarakat (petani)," jelasnya.

Kepala Disbunnak Pijay, Burhanuddin SP secara terpisah kepada Serambinews.com, mengatakan, pengelolaan lahan kakao 200 Ha ini hanya sebatas hak pakai saja karena sejak 2017 lalu pihaknya telah mengalokasikan dana Rp 2,4 miliar untuk pembersihan lahan.

"Maka bagi penerima manfaat agar mengelola secara maksimal dan jika dalam tempo tiga bulan ke depan diketahui tidak dikelola maka pihak dinas berhak mengalihkan kepada penerima manfaat yang lain," jelasnya.

Penyerahan lahan pengembangan kakao itu langsung dilakukan oleh Bupati Pijay, H Aiyub Abbbas dengan didampingi kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak), Burhanuddin SP, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Meureudu, Basuki Sukardjono SH MH.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Bahrom Bakti ST MT, serta Camat Bamdar Baru, Drs H Muhammad, Kapolsek Iptu Sukrijal SH, dan Danramil Badar Baru, Kapten Inf Dwi Santoso. (*)

Penulis: Idris Ismail
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved