Game FPS Bisa Bikin Kita Jadi Kasar dan Sadis? Begini Penjelasan Psikolog Nur Janah  

Game berjenis First Person Shooter (FPS), yang membuat penggunanya bisa bermain dengan sudut pandang orang pertama kini semakin diminati di Banda Aceh

Game FPS Bisa Bikin Kita Jadi Kasar dan Sadis? Begini Penjelasan Psikolog Nur Janah  
SERAMBINEWS.COM/ HARI MAHARDIKA
Psikolog Nur Janah 

Laporan Eddy Fitriady | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Game berjenis First Person Shooter (FPS), yang membuat penggunanya bisa bermain dengan sudut pandang orang pertama kini semakin diminati di Banda Aceh akhir-akhir ini.

Kenikmatan bermain yang bisa didapatkan pengguna game ini yaitu sensasi menjadi karakter utama yang ia mainkan dalam game.

Serambinews.com pun kerap mendapati kalangan milenial yang menyukai game bertema perang dan gangster ini.

Tak hanya lewat konsol video game atau personal computer yang terhubung internet, game jenis ini juga bisa dengan mudah dinikmati para pengguna android.

Grafis yang detail dengan jalan cerita yang mendebarkan, membuat game FPS begitu ‘dicandui’ anak muda zaman now.

Namun sayangnya, game perang atau gangster kerap menyajikan konten kekerasan, pornografi, bahkan sadisme.

Di kalangan masyarakat Banda Aceh sendiri, ada yang berpendapat bahwa game FPS sah-sah saja dimainkan karena selain sebagai sarana hiburan juga dapat melatih otak.

Namun tak sedikit pula yang tak suka, sebab game tersebut mengajarkan kekerasan dan kejahatan terlebih kepada anak di bawah umur.

Lalu bagaimana pandangan psikolog terkait hal ini, benarkah game bergenre FPS dapat mengubah perilaku seseorang menjadi kasar bahkan sadis

Halaman
12
Penulis: Eddy Fitriadi
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved