PNS Wajib Miliki KTP Aceh Jaya

Bupati Aceh Jaya, Drs HT Irfan TB menekankan kepada 247 calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang lulus pada penerimaan

PNS Wajib Miliki KTP Aceh Jaya
SERAMBI/RISKI BINTANG
BUPATI Aceh Jaya, Drs HT Irfan TB menyerahkan secara simbolis SK kepada tiga CPNS yang lulus formasi 2018 di aula DPMPKB setempat, Senin (18/3). 

* Penegasan Bupati T Irfan TB

CALANG - Bupati Aceh Jaya, Drs HT Irfan TB menekankan kepada 247 calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang lulus pada penerimaan formasi tahun 2018, wajib memiliki kartu tanda penduduk (KTP) kabupaten tersebut. Penegasan tersebut disampaikan Bupati saat menyerahkan secara simbolis surat keputusan (SK) kepada 247 CPNS di Aula DPMPKB Aceh Jaya, Senin (18/3).

Untuk itu, T Irfan TB mengingatkan, bagi CPNS yang telah lulus di Aceh Jaya namun belum mempunyai KTP daerah itu, untuk segera mengurusnya. Sebab, tegas Bupati, SK tersebut hanya boleh diserahkan kepada CPNS yang sudah memiliki KTP Aceh Jaya.

“Saya ingatkan kepada kepala BPKPSDM, apabila CPNS yang diserahkan SK ada yang belum ber KTP Aceh Jaya, maka saya akan berhentikan saudara,” tukasnya.

Bupati mengungkapkan, alasan dirinya memberikan peringatan keras kepada para CPNS yang telah lulus di Aceh Jaya tersebut bukan tidak beralasan. Menurutnya, berdasarkan pengalaman yang lalu, ada PNS yang belum sampai masa baktinya di Aceh Jaya sesuai dengan pakta integritas, justru mereka minta pindah.

Berdasarkan pengamalan tersebut, tukas Bupati T Irfan TB, para CPNS formasi tahun 2018 yang menerima SK itu agar segera mengurus indentitasnya menjadi warga Aceh Jaya dan dapat beradaptasi dengan masyarakat setempat. “CPNS Aceh Jaya tidak boleh pindah sebelum masa perjanjian seperti tercantum dalam pakta integritas selama 10 tahun mengabdi terpenuhi,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala BPKSDM Aceh Jaya, Yasmar Hijar mengatakan, kepada CPNS yang telah menerima SK tersebut selanjutnya akan mengikuti latihan dasar (latsar) atau diklat prajabatan selama 51 hari.

Diklat ini akan dibagi menjadi enam angkatan yang direncanakan tetap akan dilaksanakan di Aceh Jaya. “Ini kalau mendapat persetujuan dari BPKPSDM Aceh setelah dilakukan peninjauan kelayakan fasilitas di Aceh Jaya,” tandas Yasmar Hijar.(c52)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved