Fachrul Razi Deklarasikan Lembaga Pemuda Islam Berbasis Gampong

Senator Fachrul Razi MIP mendeklarasikan pembentukan lembaga pemuda Islam berbasis gampong bernama Majelis Pemuda Islam Nanggroe Aceh (Madinah).

Fachrul Razi Deklarasikan Lembaga Pemuda Islam Berbasis Gampong
For Serambinews.com
Fachrul Razi MIP mendeklarasikan pembentukan lembaga pemuda Islam berbasis gampong bernama Majelis Pemuda Islam Nanggroe Aceh (Madinah) di Ujong Blang Lhokseumawe. 

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE  -- Senator Fachrul Razi MIP mendeklarasikan pembentukan lembaga pemuda Islam berbasis gampong bernama Majelis Pemuda Islam Nanggroe Aceh (Madinah).

Tujuannya menjadi lembaga yang melahirkan pemuda Islam yang menggerakkan kegiatan keagamaan.

“Bangkitlah pemuda Islam Aceh, berjuanglah di jalan Allah menuju Aceh yang bersyariat dan berdaulat,” ketus Fachrul Razi saat pelantikan pengurus Madinah Wilayah Pase dan malam penutupan Festival Budaya Aceh II yang diselenggarakan oleh perkumpulan Majelis Pemuda Islam Nanggroe Aceh (Madinah) wilayah Pase, Minggu (17/3/2019), di Gampong Ujong Blang Lhokseumawe.

Baca: Senator Fachrul Razi Paparkan 15 Program Keberhasilan Partai Aceh

Fachrul Razi MIP yang juga pendiri dan pembina Madinah dalam presentasinya memaparkan tantangan pemuda Islam saat ini dan memberikan motivasi kepada pemuda Islam untuk terus berjuang menjadi pemimpin Islam masa depan.

Kegiatan ini dihadiri oleh ribuan undangan dan pemuda Islam dari Aceh Utara, turut hadir anggota DPRA Tarmizi Panyang yang juga calon DPRA dari Partai Aceh dan Mahmudi Harun Calon DPRK Lhokseumawe.

Turut hadir perangkat desa dan perwakilan dari tokoh masyarakat.

Ketua Umum Madinah Pase Tgk Irfandi SE mengatakan, kegiatan festival ini merupakan agenda tahunan yang di adakan oleh Madinah Pase dan ini merupakan yang kedua. Kegiatan Budaya Aceh II meliputi Zikir Aceh dan pidato untuk kelompok putra dan putri berbahasa Aceh.

“Alhamdulillah rangkaian kegiatan kita tahun ini sudah selesai, kita berharap dengan kegiatan ini mampu melahirkan generasi pemuda islam yang cinta terhadap kebudayaan Islam yang ada di Aceh,” katanya.

Ia menyebutkan, peserta yang mengikuti festival ada 33 grup zikir aceh dan 37 peserta pidato se-Kabupaten Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe.

Sementara itu Tgk Iskandar Pase selaku ketua pelaksana mengatakan, pihaknya berkomitmen, akan merangkul semua pemuda serta tokoh pemuda yang ada di Aceh wilayah Pase khususnya untuk terus berbuat dan berkarya untuk kemajuan Islam serta kebudayaan Aceh yang kini mulai terkikis oleh zaman.

“Era globalisai adalah era untuk maju bukan malah mundur. Sama halnya dalam budaya kita hari ini harus tetap lestari,” sebutnya.

Baca: Fachrul Razi MIP Luncurkan The Frazi School Online, Bisa Diunduh di Play Store

Dia berharap, kegiatan ini melahirkan generasi Islam yang mampu membawa perubahan Aceh ke depan kearah yang lebih baik lagi baik dari bidang keagamaan pendidikan, sosial, maupun budaya serta politik.

Adapun juara I pidato putra diraih oleh Muhammad Khamal Kharazi MZ dari Gampong Dayah Meunara Kecamatan Kuta Makmur Aceh Utara, juara kedua Muhammad Al Walid MZ dari Gampong Buket Kecamatan Kuta Makmur Aceh Utara, dan juara III Zulkhairil dari Dayah Babusalam Matang Kuli Aceh Utara.

Juara pidato putri diraih oleh Purnama putri dari Radas (Rabhitah Dakwah Santri) Aceh Utara, juara II Masyitah dari BP Al Qamariah Kecamatan Syamtalira Bayu Aceh Utara, juara III Saskia Putri dari Mustafa Menasah Panton Kecamatan Tanah Jambo Aye Aceh Utara.

Juara zikir Aceh, juara I diraih oleh Dayah Nurul Islam Gampong Buloh Kecamatan Kuta Makmur Aceh Utara, juara II Darul Hidayah Duson Tanoh Lapang Gampong Ujong Blang, Kota Lhokseumawe, juara III Darul Aman Gampong Ujong Kuta Bate, Kecamatan Samudra, Aceh Utara. (*)

Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved