Simpanse Kehilangan Budaya Kompleks dan Perilaku Sosial Karena Habitat Dirusak Manusia

Meski begitu, beberapa penelitian menunjukkan bahwa simpanse yang hidup pada lanskap yang didominasi manusia dapat

Simpanse Kehilangan Budaya Kompleks dan Perilaku Sosial Karena Habitat Dirusak Manusia
Anup Shah/Thinkstock
Dua ekor simpanse duduk bersebelahan. 

“Hasil analisis mengungkapkan pola yang kuat: keanekaragaman perilaku simpanse berkurang sebesar 88% ketika terdampak populasi manusia,” papar Kevin Langergraber, pemimpin penelitian.

Sangat mungkin bahwa simpanse yang cerdas mengubah perilakunya untuk menghindari perhatian pemburu.

Baca: MaTA Tuding Ada Aktor Lain Dibalik Kasus Dugaan Korupsi di Kemenag Aceh

Menurut para peneliti, pembelajaran sosial simpanse terganggu ketika manusia menghabiskan sumber dayanya. Lebih lanjut, itu juga mengurangi kesempatan belajar dan membatasi 'budaya' simpanse sehingga tidak menurun ke antargenerasi.

Meski begitu, beberapa penelitian menunjukkan bahwa simpanse yang hidup pada lanskap yang didominasi manusia dapat memacu penemuan baru untuk mengimbangi dan memodifikasi lingkungan mereka.

Baca: Rommy Kena OTT, Tgk Amri Minta Caleg PPP Tetap Bekerja Jelang Pemilu

Signifikansi budaya dari spesies yang terkena dampak harus dipertimbangkan dan diintegrasikan ke dalam praktik konservasi satwa liar.

Artikel ini tayang pada National Geographic Indonesia dengan judul : Simpanse Kehilangan ‘Budaya’nya Karena Habitat Dirusak Manusia

Editor: Fatimah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved