236 Daerah di Indonesia Endemis Penyakit Kaki Gajah

Selain dari kera atau kucing, seseorang yang tertular cacing filaria dapat menularkan ke orang lain melalui gigitan nyamuk ini.

236 Daerah di Indonesia Endemis Penyakit Kaki Gajah
GETTY IMAGES
Ilustrasi saat nyamuk menggigit tubuh manusia. 

SERAMBINEWS.COM - Penyakit kaki gajah disebabkan oleh cacing filarial yang ditularkan melalui gigitan nyamuk.

Berbeda dengan demam berdarah dan malaria yang ditularkan oleh satu jenis nyamuk, penyakit kaki gajah dapat ditularkan semua jenis nyamuk.

Terlebih, itu adalah penyakit menular menahun.

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tular Vektor dan Zoonotik Kementerian Kesehatan ( Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi menyampaikan, penyakit ini disebabkan oleh parasit atau cacing yang dapat berasal dari kera atau kucing, kemudian ditularkan melalui gigitan semua jenis nyamuk ke manusia.

Baca: Ikan Raksasa dengan Panjang 1,8 Meter dan Berkulit Kasar Ditemukan Terdampar di Pantai Australia

Selain dari kera atau kucing, seseorang yang tertular cacing filaria dapat menularkan ke orang lain melalui gigitan nyamuk ini.

"Seseorang dapat terkena penyakit kaki gajah jika digigit oleh nyamuk (Aedhes, Anopeles, Culex, atau nyamuk biasa) yang membawa larva cacing filarial," kata Nadia kepada Kompas.com, Rabu (20/3/2019).

Gejala

Suatu penyakit dapat diobati lebih dini apabila mengenali gejalanya.

Baca: Stadion Kasim Tagok Aceh Singkil Kurang Terurus

Gejala awal penyakit kaki gajah adalah demam berulang kurang lebih satu hingga dua kali tiap bulan, yaitu kondisi demam dapat sembuh tanpa diobati.

"Ini penyakitnya kronis ya. Gejala bahwa kita kemasukan cacing filaria itu hanya demam, kemudian pembesaran kelenjar getah bening.

Halaman
1234
Editor: Fatimah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved