Terorisme di Selandia Baru

Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern Terima Ancaman Mati di Media Sosial, Polisi Buru Pelaku

Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern dilaporkan menerima ancaman mati di media sosial, dan membuat polisi segera melakukan pengusutan.

Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern Terima Ancaman Mati di Media Sosial, Polisi Buru Pelaku
Instagram/@antonia_prebble - Instagram/@tamineilsonmusic
Jacinda Ardern PM Selandia Barumengunjungi keluarga korban serangan teroris di Christchurc, Sabtu (16/3/2019). 

SERAMBINEWS.COM, WELLINGTON - Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern dilaporkan menerima ancaman mati di media sosial, dan membuat polisi segera melakukan pengusutan.

Diwartakan NZ Herald Jumat (22/3/2019), ancaman itu berasal dari unggahan Twitter di mana terdapat foto disertai keterangan "kau berikutnya', merujuk kepada Ardern.

Diyakini unggahan itu sempat bertahan selama 48 jam sebelum Twitter memblokir si empunya akun atas laporan berbagai elemen masyarakat.

Salah satunya adalah Aimee Gulliver.

"Saya baru saja melaporkan adanya ancaman mati kepada PM kami disertai gambar 48 jam yang lalu," ujarnya.

Unggahan lain juga berisi ancaman mati yang ditujukan kepada Ardern dan juga Kepolisian Selandia Baru, dengan foto yang sama bertuliskan "Selanjutnya adalah Anda".

Akun yang kemudian diblokir itu dilaporkan berisi unggahan ideologi supremasi kulit putih serta anti-Muslim.

Kantor PM dan Twitter masih belum berkomentar.

Adapun juru bicara polisi menyatakan mereka sudah mengetahui adanya ancaman mati kepada PM berusia 38 tahun itu.

"Saat ini kami tengah menyelidikinya," ujarnya.

Halaman
1234
Editor: faisal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved