Sering Tergenang Air Luapan, Jalan Tangse-Meulaboh Masih Sulit Dilintasi

Ruas jalan nasional Tangse, Pidie, sering digenangi air Krueng Balee yang meluap, sehingga arus transportasi Tangse menuju Meulaboh, kerap terganggu.

Sering Tergenang Air Luapan, Jalan Tangse-Meulaboh Masih Sulit Dilintasi
Foto kiriman warga
Sebuah kendaraan nekat menerobos air luapan yang menggenangi jalan Tangse-Meulaboh, Jumat (22/3/2019). 

Laporan Muhammad Nazar | Pidie 

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Ruas jalan nasional Tangse, Pidie, sering digenangi air Krueng Balee yang meluap, sehingga arus transportasi Tangse menuju Meulaboh, Aceh Barat, kerap terganggu.

Kendaraan tidak bisa melintas karena ruas jalan berubah seperti alur sungai yang panjangnya sekitar 50 meter.

Badan jalan nasional itu telah berubah karena sebelumnya putus akibat terjangan banjir luapan. 

Pemerintah telah menangani secara darurat perbaikan badan jalan tersebut. Namun, penanganan tersebut tidak dilakukan secara maksimal. 

Sehingga saat hujan turun, air Krueng Balee meluap ke badan jalan. Akibatnya ruas jalan nasional itu berubah bak alur sungai.

"Sebentar saja hujan turun, menyebabkan jalan nasional tergenang air setinggi lutut orang dewasa. Sebagian kendaraan nekat menerobos genangan air di badan jalan, itu," tukas anggota DPRK Pidie, Samsul Bahri, kepada Serambinews.com, Jumat (22/3/2019).

Ia menyebutkan, hujan yang terjadi, Kamis (21/3/2019) sekitar pukul 18.35 WIB, telah menyebabkan ruas nasional, di Gampong Blang Bungong, Tangse, tergenang.

Puluhan kendaraan roda empat maupun roda dua dari dua arah tidak bisa melanjutkan perjalanan. 

Baca: Banjir Putuskan Lagi Badan Jalan Nasional Tangse-Meulaboh, Banyak Kendaraan Terjebak

Baca: Jalan Tangse-Meulaboh Sering Putus, BPBD Pidie Usul Pemasangan Kawat Bronjong

Baca: BREAKING NEWS - Toyota Hilux Tabrak Revo di Aceh Jaya, Satu Keluarga Kritis, 2 Orang Patah Kaki

Kata Samsul, ruas jalan nasional Tangse ditangani Balai Jalan Nasional Aceh, tapi sampai kini baru dilakukan penanganan secara darurat. 

Penangan tersebut tidak maksimal, sebab jalan tersebut sering kali digenangi banjir akibat luapan air Krueng Balee.

"Kami berharap pihak yang menangani ruas jalan nasional, agar membenahi jalan tersebut secara sempurna. Sebab, kerusakan jalan nasional telah berlangsung lama," ujar Samsul Bahri.(*)

Penulis: Muhammad Nazar
Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved