Pemilu 2019

Besok Kampanye Terbuka Dimulai, Panwasih Ingatkan Beberapa Hal yang Harus Ditaati Peserta Pemilu

Selain kampanye terbuka, peserta pemilu juga sudah boleh memasang iklan kampanye melalui media cetak, online, dan elektronik.

Besok Kampanye Terbuka Dimulai, Panwasih Ingatkan Beberapa Hal yang Harus Ditaati Peserta Pemilu
SERAMBINEWS.COM
Ilustrasi kampanye terbuka. Kampanye terbuka Pemilu 2019, dimulai 24 Maret hingga 13 April 2019. 

Besok Kampanye Terbuka Dimulai, Panwasih Ingatkan Beberapa Hal yang Harus Ditaati Peserta Pemilu

Laporan Subur Dani | Banda Aceh  

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Kampanye terbuka Pemilu 2019, dimulai sejak 24 Maret besok hingga 13 April 2019 mendatang.

Mulai besok, penyelenggara pemilu telah membolehkan peserta Pemilu 2019 untuk menggelar kampanye atau rapat umum di lapangan, stadion, atau tempat umum/terbuka lainnya.

Selain kampanye terbuka, metode kampanye melalui media massa, berupa iklan di media cetak dan elektronik, juga telah dibolehkan bagi peserta Pemilu 2019.

Karena itu, Panwaslih Kabupaten Aceh Besar mengingatkan kepada peserta pemilu untuk tetap patuh dan taat terhadap aturan-aturan yang telah ditetapkan dalam Undang-undang Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu dan PKPU Nomor 23, 28, dan 33 tahun 2018 tentang Kampanye Pemilu.

Baca: Ini Delapan Lokasi Kampanye Pemilu 2019 di Kota Langsa 

Baca: KIP Banda Aceh Tetapkan 7 Lokasi Kampanye Terbuka, Ini Tempatnya    

Baca: Inilah Tujuh Lokasi Kampanye Rapat Umum Pemilu 2019 di Bener Meriah

Menyikapi hal ini, Panwaslih Aceh Besar mengingatkan beberapa hal yang perlu ditaati oleh peserta Pemilu, antara lain.

Menjaga ketertiban dan menghindari konvoi yang dapat memicu ketersinggungan antar pendukung

Setiap pelaksanaan kampanye sebagaimana metode kampanye sebelumnya, harus menyertakan STTP (surat izin dari kepolisian) dan ditembuskan kpd penyelenggara pemilu (KIP dan Panwaslih).

"Pasal 45 PKPU Nomor 23 Tahun 2018 disebutkan bahwa, pada ayat satu, petugas dan peserta rapat umum dilarang membawa atau menggunakan tanda gambar, simbol, panji, pataka, atau bendera yang bukan tanda gambar atau atribut dari peserta pemilu yang bersangkutan," kata Nurhidayati, Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Panwaslih Aceh Besar, Sabtu (23/3/2019).

Baca: Kampanye Terbuka Capres/Cawapres di Aceh Sebanyak 10 Kali, Catat Tanggalnya!

Baca: Sandi Angkat Bicara Terkait Putuskan MK yang Nyatakan Presiden Tak Perlu Cuti Kampanye

Sementara pada ayat dua disebutkan, peserta kampanye rapat umum yang menggunakan kendaraan bermotor secara rombongan atau konvoi, dilarang melakukan pawai kendaraan bermotor tanpa pemberitahuan kepada pihak kepolisian.

"Dan jangan sampai melanggar peraturan lalu lintas. Oleh karena itu, Panwaslih Aceh Besar mengimbau agar peserta pemilu dapat melakukan edukasi politik ini dengan penuh rasa tanggung jawab dan taat terhadap aturan-aturan yang telah ditetapkan untuk menciptakan suasana demokrasi yang harmonis dan tertib," pungkas Nurhidayati. (*)

Penulis: Subur Dani
Editor: Zaenal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved