Tafakur

Memahami Air

Di antara ciri hamba bertakwa adalah adanya kemauan untuk memahami dan menjaga apa yang telah dianugerahkan Allah

Memahami Air
Tafakur

Oleh: Jarjani Usman

“Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang yang sombong dan membanggakan diri” (QS. An Nisa’: 36).

Di antara ciri hamba bertakwa adalah adanya kemauan untuk memahami dan menjaga apa yang telah dianugerahkan Allah. Termasuk memahami air. Namun karena sudah terbiasa menggunakannya, banyak yang tak mau bersyukur dengan kehadiran air. Padahal air bukan hanya penting untuk kebutuhan sehari-hari, tetapi juga menawarkan pelajaran untuk kehidupan.

Air hadir di mana-mana dan berperan sangat penting bagi kehidupan, tetapi air tidak selalu mau menonjolkan diri. Misalnya, air yang diaduk bersama pasir, batu, semen dan bahan-bahan lain, untuk membuat beton. Yang disebut-sebut namanya adalah beton, sedangkan air telah merelakan diri dilebur dan tak terlihat dalam beton. Bahkan air tidak berontak, walaupun selamanya berada dalam beton. Bahkan dalam tubuh kita, komposisi air sangat besar, walaupun namanya tidak ditonjolkan.

Namun di laut, air menunjukkan diri sebagai yang dominan. Meskipun demikian, air tetap merelakan diri untuk dilayari kapal, rumah bagi beragam ikan, dan tempat manusia memanjakan diri, dan lain-lain. Semua fungsi itu diberikan secara gratis.

Jika belajar dari air, kita akan menjadi insan yang malu bila tidak bermanfaat. Juga akan merasa malu menyombongkan diri dan membangga-banggakan diri hanya karena punya sedikit kelebihan.

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved