Pemilu 2019

Terkait Larangan Pemasangan Bendera Parpol di Ruang Publik, Ini Penjelasan Panwaslih Simeulue

Panwaslih Kabupaten Simeulue, menanggapi protes para pengurus parpol terkait tidak dibolehkannya bendera partai politik dipasang di ruang publik.

Terkait Larangan Pemasangan Bendera Parpol di Ruang Publik, Ini Penjelasan Panwaslih Simeulue
Foto kiriman warga
Bendera Parpol dibawa ke Kantor Panwaslih Simeulue, Sabtu (23/3/2019). 

Laporan Sari Muliyasno | Simeulue

SERAMBINEWS.COM, SINABANG - Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Kabupaten Simeulue, menanggapi protes para pengurus parpol terkait tidak dibolehkannya bendera partai politik (Parpol) dipasang di ruang publik.

Seorang komisioner Panwaslih Simeulue, Achyar Yuliu, kepada Serambinews.com Sabtu (23/3/2019, menuturkan bahwa dalam PKPU, tertulis tentang larangan bendera parpol dipasang di ruang publik.

Pemasangan bendera parpol, hanya bisa dipasang saat ada kegiatan resmi yang diselenggarakan oleh setiap parpol.

Baca: Partai Politik Pertanyakan Soal Bendera tak Bisa Dipasang di Ruang Publik

Selain diatur oleh PKPU, hal itu juga tertuang dalam peraturan bupati tentang pemasangan alat peraga kampanye maupun atribut partai.

"Sudah ada aturannya dalam PKPU. Boleh dipasang saat ada kegiatan parpol, kemudian dicabut lagi. Selain itu, tempat yang dibolehkan yakni di sekretariat Parpol, dan harus ada pemberitahuan," katanya.(*)

Baca: Masa Tanggap Darurat Penanggulangan Bencana Kebakaran di Simeulue Berakhir

Baca: Reses Jelang Pemilu Akal-akalan Dewan

Baca: Tabrakan di Aceh Timur, Mahasiswi asal Bireuen Meninggal karena Pendarahan dan Luka Berat di Kepala

Penulis: Sari Muliyasno
Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved