Terorisme di Selandia Baru

Peusaba Aceh Dukung Erdogan yang Mendesak Selandia Baru Agar Menghukum Berat Brenton Tarrant

Erdogan berani mengancam akan menghukum Selandia Baru, jika negara itu tidak memberikan hukuman berat kepada pelaku terorisme, Brenton Tarrant.

Peusaba Aceh Dukung Erdogan yang Mendesak Selandia Baru Agar Menghukum Berat Brenton Tarrant
IST
Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan meminta Selandia Baru memberi hukuman berat kepada Brenton Tarrant, pelaku teror yang melakukan penyerangan masjid di negara itu. 

Peusaba Aceh Dukung Erdogan yang Mendesak Selandia Baru Agar Menghukum Berat Brenton Tarrant

Laporan Muhammad Nasir | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Lembaga Peusaba Aceh mendukung langkah Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan terhadap kejadian penyerangan masjid di Selandia Baru.

Karena Erdogan berani mengancam akan menghukum Selandia Baru, jika negara itu tidak memberikan hukuman berat kepada pelaku terorisme, Brenton Tarrant.

Baca: Brenton Tarrant Sosok Teroris Penembakan di Masjid Selandia Baru, Rencanakan Aksinya Selama 3 Bulan

Baca: Teroris Bantai Jamaah Shalat di Masjid Selandia Baru, Tragedi Pembunuhan Massal Terburuk sejak 1943

Baca: Teror Selandia Baru - Haji Daud Menghadang Peluru dengan Tubuhnya Demi Menyelamatkan Nyawa Anak Muda

Hal itu disampaikan oleh Ketua Peusaba Aceh Mawardi Usman kepada Serambinews.com, Minggu (24/3/2019).

Ia mengatakan, sikap itu membuat rakyat Aceh terharu terkenang dengan kegagahan dan keberanian Sultan Turki Utsmani Sultan Suleiman Al Qanuni, yang mengirimkan para perwira Turki untuk melindungi Umat Islam Aceh dari serangan Portugis.

Kemudian hari, katanya, para perwira itu menjadi pengajar bagi Kesultanan Aceh Darussalam.

Peusaba melihat Erdogan adalah sosok yang kuat yang diperlukan dunia muslim untuk mempersatukan kekuatan di tengah ancaman islamphobia di seluruh dunia.

Dengan sikap yang kuat, Erdogan dapat mempersatukan dunia islam dan membangun kembali hubungan dengan negeri yang telah terbina sejak era kekhalifahan, salah satu negeri itu adalah Aceh Darussalam.

Baca: Presiden Erdogan Dikritik Sebab Tunjukkan Video Serangan Masjid Selandia Baru Dalam Kampanye

Baca: Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan Angkat Peti Mati Korban Apartemen Runtuh

Baca: Turki Lakukan Aksi Balasan, Erdogan Serukan Boikot Produk Elektronik Amerika Serikat

Mawardi menambahkan, Islamophobia juga dilakukan dengan banyak cara, salah satu contohnya adalah pemusnahan makam ulama penyebar islam dari Turki di kawasan Titik Nol Gampong Pande Banda Aceh.

Karena kawasan bersejarah itu sempat akan dibuat jadi lokasi IPAL, tempat pembuangan tinja ini juga Islamphobia dengan cara penghilangan satu satu bukti kemegahan Islam.

"Sehingga Islam sedikit demi sedikit hilang seperti Andalusia dan Rohingya, saya berharap kita bahu membahu untuk menunjukkan bahwa Islam adalah agama rahmatan lil a’lamin," tandas Mawardi.(*)

Baca: Profil 4 Nama yang Tertulis dalam Senjata Milik Brenton Tarrant, Ada Kaitannya dengan Masa Lalu

Baca: Cerita Pilu Korban-korban Brenton Tarrant, Sebelum Ditembak Malah Ucapkan Halo Saudaraku

Baca: Bertuliskan Pengungsi Selamat Datang di Neraka di Senjata Tipe AR 15 Milik Brenton Tarrant

Penulis: Muhammad Nasir
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved