Kejuaraan Beregu Campuran Asia 2019

Hasil Akhir Kejuaraan Badminton Beregu Campuran Asia 2019 - China Juara, Indonesia Sesuai Target

China keluar sebagai juara setelah mengalahkan juara bertahan Jepang 3-2 pada final Badminton Asia Mixed Team Championships 2019, Minggu (24/3/2019).

Hasil Akhir Kejuaraan Badminton Beregu Campuran Asia 2019 - China Juara, Indonesia Sesuai Target
TWITTER BULUTANGKISRI
Hasil akhir Kejuaraan Badminton Beregu Campuran Asia 2019. China juara setelah mengalahkan Jepang, sementara Indonesia dan Hong Kong sebagai semifinalis. Bendera para juara pada kejuaraan tersebut dikibarkan saat pembagian hadiah, Minggu (24/3/2019). 

Akhirnya China memastikan kemenangan setelah ganda putri Li Yunhui/Du Yue mampu mengalahkan harapan Jepang, Ayako Sukaramoto/Yukiko Takahata dalam dua gim 21-16, 21-19.

China mengalahkan juara bertahan Jepang 3-2 di babak final Badminton Asia Mixed Team Chapionships 2019 di stadion Queen Elizabeth, Minggu (24/3/2019).
China mengalahkan juara bertahan Jepang 3-2 di babak final Badminton Asia Mixed Team Chapionships 2019 di stadion Queen Elizabeth, Minggu (24/3/2019). (Badmintonasia Via Kompas.com)

Pelatih kepala tim Jepang, Park Joo Bong mengaku tak menyesali kekelahan timnya.

"Sejak awal kami memang tak diunggulkan. Bisa masuk final saja sudah pencapaian yang bagus. Pertandingan yang berimbang dan hasilnya tentu bisa membuat kami kecewa," Park Joo Bong.

Indonesia capai target

Sementara itu, Indonesia mengakhiri perjuangan di Kejuaraan Beregu Campuran Asia 2019 di babak semifinal.

Dikutip Serambinews.com dari laman PBSI, tim Indonesia mengakhiri langkahnya di Badminton Asia Mixed Team Championships 2019 sebagai semifinalis.

Ini terjadi setelah Indonesia kalah 0-3 dari Jepang di babak empat besar.

Meski kalah, Indonesia sudah berhasil mencapai target awal yang dipatok.

“Saya melihat penampilan para atlet hari ini sebenarnya bisa lebih baik dari itu. Untuk Vito (Shesar Hiren Rhustavito) sudah sesuai harapan. Dia sudah maksimal. Tapi untuk yang lain, saya sebenarnya berharap masih lebih dari itu. Ada beberapa yang kurang keluar mainnya. Lalu juga ada yang strateginya agak salah. Tapi secara keseluruhan bisa dibilang ini kan pemain pelapis, jadi ini bisa untuk pembelajaran buat mereka ke depannya,” kata Susy.

“Sesuai dengan prediksi kami, bahwa targetnya semifinal. Bukannya nggak mau juara tapi kan lihat dari kekuatan, kami realistis. Dari tim kami tidak membawa pemain inti, begitu juga dari negara lain. Secara target dan keseluruhan semua berjalan lancar,” lanjut Susy lagi.

Halaman
123
Editor: Safriadi Syahbuddin
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved