Bupati Abdya Tegur Keras Kepala Dinas Syariat Islam, Ini Masalahnya

Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Akmal Ibrahim SH mengaku telah meminta kepada Sekda Abdya untuk melayangkan surat teguran keras terhadap Kadis SI.

Bupati Abdya Tegur Keras Kepala Dinas Syariat Islam, Ini Masalahnya
DOK SERAMBINEWS.COM
Bupati Abdya Akmal Ibrahim 

Laporan Rahmat Saputra | Aceh Barat Daya

SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Akmal Ibrahim SH mengaku telah meminta kepada Sekda Abdya untuk melayangkan surat teguran keras terhadap kepala Dinas Syariat Islam dan Pendidikan Dayah Abdya, Rajuddin.

Hal tersebut disampaikan oleh Akmal Ibrahim SH kepada Serambinews.com, Rabu (27/3/2019) menanggapi permintaan Ketua DPC Pospera Abdya, Harmansyah yang meminta Kadis Syariat Islam dan Pendidikan Dayah Abdya dicopot.

"Sudah kita minta pada Pak Sekda untuk menegur beliau," ujar Bupati Abdya, Akmal Ibrahim SH.

Terkait daftar penerima insentif guru pengajian yang tidak tepat sasaran dan masuk nama PNS dan kadis Syariat Islam, Akmal mengaku telah meminta Sekda membentuk tim untuk melakukan verifikasi dan evaluasi terhadap nama-nama yang diusulkan tersebut.

Baca: Oknum Pejabat Dinas Syariat Islam Abdya Diduga Terima Bantuan Guru Pengajian

Baca: Pospera Minta Dicopot Kadis Syariat Islam

"Kita tunggu hasilnya. Kalau terbukti, tidak tepat sasaran, bisa kita berikan sanksi keras," tegasnya.

Saat ditanyakan, apakah sanksi keras yang dimaksud itu berupa dicopot dari jabatan dan penurunan pangkat, Akmal pun tersenyum.

"Tanya sama Pak Sekda, abang lupa, apa saja dalam kategori sanksi keras itu. Apakah bisa dicopot atau tidak dengan aturan yang baru sekarang. Karena (kalau dicopot) itu harus dilelang kembali," ungkapnya.

Akmal menilai apa yang dilakukan oleh Kadis Syariat Islam dan Pendidikan Dayah pelanggaran dan kejahatan jabatan, dan contoh yang tidak baik.

Seperti diberitakan, penerima bantuan untuk guru pengajian dari Dinas Syariat Aceh di Abdya diduga tak tepat sasaran.

Pasalnya, usulan penerimaan kegiataan pengajian itu, selain ada para PNS masuk dalam daftar tersebut, kabarnya beberapa orang penerima tersebut adalah oknum pejabat di Dinas Syariat Islam dan Pendidikan Dayah Abdya.

Data yang diperoleh Serambinews.com, jumlah guru pengajian yang diusulkan oleh Dinas Syariat Islam dan Pendidikan Dayah Abdya itu ke Dinas Syariat Islam Aceh sebanyak 25 orang.

Dari 25 orang guru mengaji yang diusulkan itu, lima diantaranya adalah PNS, bahkan dari lima PNS itu, beberapa diantaranya adalah pegawai dan oknum pejabat di dinas setempat, bahkan satu orang diantaranya adalah kepala dinas setempat. (*)

Penulis: Rahmat Saputra
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved