Belum Ada Kampanye di Level Provinsi

Memasuki hari keempat kampanye terbuka atau rapat umum bagi peserta Pemilu 2019, kemarin

Belum Ada Kampanye di Level Provinsi
AKMAL ABZAL,Komisioner KIP Aceh 

BANDA ACEH - Memasuki hari keempat kampanye terbuka atau rapat umum bagi peserta Pemilu 2019, kemarin, belum ada satu pun partai politik (parpol) di level provinsi di Banda Aceh yang memanfaatkan kesempatan kampanye tersebut menjelang hari pencoblosan 17 April mendatang. Padahal, Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh telah memfasilitasi tempat bagi partai politik, capres/cawapres, calon anggota DPD RI untuk kampanye terbuka.

Amatan Serambi, di Banda Aceh saat ini yang ramai terlihat adalah bendera partai, umbul-umbul caleg, dan alat peraga kampanye lainnya. Sedangkan kampanye di lapangan terbuka hingga kemarin belum ada yang melaksanakannya.

Komisioner KIP Aceh, Akmal Abzal juga membenarkan belum adanya peserta Pemilu 2019 yang melaksanakan kampanye terbuka di level provinsi. Namun, katanya, tidak berkampanye di tingkat provinsi bukan berarti mereka tidak berkampanye di daerah-daerah. „Tidak berkampanye di sini (level provinsi) bukan berarti tidak berkampanye di daerah-daerah, karena kan yang menyediakan lokasi kampanye adalah KIP kabupaten/kota,“ kata Akmal Abzal kepada Serambi, Rabu (27/3).

Dia mengatakan, jenjang kampanye sudah diatur oleh masing-masing KIP. Jika pun partai politik tidak berkampanye di level provinsi dalam masa kampanye terbuka, bukan berarti para caleg tidak berkampanye sendiri-sendiri di daerah. „Karena jadwal kampanye terbuka tidak menghentikan para caleg, tim pemenangan capres, calon anggota DPD untuk berkampanye dengan metode lain. Walau sudah jadwal kampanye terbuka, kampanye dengan metode lain seperti pertemuan terbatas, dialogis tetap dibolehkan,“ katanya.

Menurutnya, saat ini belum ada partai politik yang memberitahukan untuk mengadakan kampanye terbuka di level provinsi. Jika kampanye dilakukan oleh partai setingkat provinsi maka pimpinan parpol tersebut harus menyampaikan surat kepada Polda Aceh dan tembusan kepada KIP dan Panwaslih. „Tapi kalau level kabupaten/kota itu suratnya ke polres,“ katanya.

Dikatakan Akmal, tak menutup kemungkinan para caleg saat ini masih fokus dengan kampanye secara personal di daerah, dan itu memang bukan sesuatu yang dilarang. Kemudian, untuk kampanye terbuka biasanya memobilisasi massa yang besar dan tentu memerlukan biaya yang lebih besar. „Mungkin parpol sedang konsolidasi jadwal dengan semua level pimpinan dan persiapan-persiapan lainnya,“ pungkas Akmal.

Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Keadilan Sejahtera (DPW PKS) Aceh, Ghufran Zainal Abidin yang ditanyai Serambi kemarin juga mengakui pihaknya saat ini masih dalam penentuan jadwal yang tepat untuk melaksanakan kampanye di level provinsi. Sementara untuk kabupaten/kota, menurutnya ada yang sudah melakukan. „Kita masih rapat dan sedang melihat jadwal yang tepat,“ katanya.

Pihaknya juga sedang menunggu kepastian dari dewan pimpinan pusat, terkait siapa-siapa saja nanti yang akan hadir dalam kampanye akbar PKS di Aceh. „Jadi ini yang sedang kita tunggu, mungkin dalam beberapa hari ini sudah ada jadwalnya. Kita sedang tunggu jadwal dari pusat dulu, karena kalau kampanye level provinsi pasti ada pengurus pusat yang akan hadir ke Aceh,“ kata Ghufran.

Secara terpisah, Sekretaris DPD Partai Demokrat Aceh, Iqbal Farabi yang ditanyai Serambi mengatakan belum ada jadwal untuk kampanye terbuka di level provinsi. „Tapi pastinya belum tahu juga, nanti saya cek lagi. Saat ini saya sedang di daerah pemilihan (dapil) di Aceh Timur,“ tandasnya.

Begitu juga dengan Partai Aceh (PA). Wakil Ketua Dewan Pimpinan Aceh (DPA) PA, Kamaruddin Abubakar alias Abu Razak juga menyebutkan, saat ini pihaknya sedang melakukan rapat-rapat untuk menentukan kapan dan di mana akan melaksanakan kampanye terbuka. „Kan tidak mesti di Banda Aceh, kita sedang melihat lokasi yang pas. Kalau di level daerah kita sudah melakukannya, seperti kemarin di Aceh Timur. Tapi kalau provinsi ini sedang kita musyawarahkan,“ pungkasnya. (dan)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved