BPJS Ketenagakerjaan Siapkan 20 PLKK Untung Dukung Proyek Tol Sigli-Banda Aceh

BADAN Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik

BPJS Ketenagakerjaan Siapkan 20 PLKK Untung Dukung Proyek Tol Sigli-Banda Aceh
IST

BADAN Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pesertanya, salah satu bentuk komitmen tersebut adalah dengan mengadakan Rapat Koordinasi Pelayanan JKK terhadap Peserta Jasa Konstruksi Proyek Pembangunan Jalan Tol Sigli Banda Aceh bersama Puskesmas dan Rumah Sakit yang berada di Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar yang dihadiri juga oleh Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Besar, Lukman SKM M.Kes dan management PT Adhi Karya selaku pelaksana proyek pembangunan tol tersebut, Banda Aceh Selasa, 26 Maret 2019.

Pada kegiatan tersebut BPJS Ketenagakerjaan melakukan sosialisasi tentang program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) serta menyampaikan tentang alur pelaporan dan penanganan kasus kecelakaan kerja juga prosedur pelaporan pengobatan di fasilitas kesehatan yang sudah menjadi Pusat Layanan Kecelakaan Kerja (PLKK) BPJS Ketenagakerjaan.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Banda Aceh, Efa Zuryadi menyampaikan “Kegiatan ini adalah langkah yang kami ambil untuk memastikan ketersediaan dan kemudahan layanan bagi pekerja Proyek Tol Sigli – Banda Aceh jika terjadi kecelakaan kerja, untuk itu kami menggandeng sebanyak 20 fasilitas kesehatan yang terdiri dari 5 Rumah Sakit dan 15 Puskesmas di sekitar area pembangungan jalan tol menjadi Pusat Layanan Kecelakaan Kerja (PLKK) BPJS Ketenagakerjaan.”

Disebutkannya, saat ini sudah tersedia sebanyak 90 fasilitas PLKK yang tersebar di Kota Banda Aceh, Kabupaten Aceh Besar, Kabupaten Pidie, dan Kota Sabang. “Kami terus mengembangkan jaringan fasilitas Pusat Layanan Kecelakaan Kerja yang kami miliki agar peserta benarbenar dapat merasakan manfaat dan kemudahan saat terjadi risiko-risiko kecelakaan kerja.” Ujar Efa.

Efa menambahkan “Proyek pembangunan tol ini mencangkup area pembangunan yang sangat luas, memakan waktu pembangunan yang cukup lama, dan cukup rentan terjadi risiko kecelakaan kerja. Dengan tersedianya fasilitas PLKK di sepanjang area pembangunan tol ini kami harapkan dapat melayani pekerja tol dengan cepat bila terjadi kecelakaan kerja, sehingga dampak yang fatal dapat diminimalisir.”

“Tidak ada orang yang menginginkan terjadinya kecelakaan saat bekerja, namun jaminan sosial ketenagakerjaan sangatlah penting untuk melindungi pekerja dari risiko-risiko yang disebabkan oleh hubungan kerja, untuk itu kami hadir di tengah masyarakat untuk memberikan perlindungan yang dibutuhkan oleh para pekerja.” Tutup Efa.

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved