LSM Formak Desak Bupati Aceh Selatan Segera Rombak Kabinet

Ketua LSM Forum Pemantau dan Kajian Kebijakan (Formak) Aceh Selatan, Ali Zamzami mendesak Bupati Aceh Selatan untuk segera merombak kabinet.

LSM Formak Desak Bupati Aceh Selatan Segera Rombak Kabinet
For Serambinews.com
Ali Zamzami

Laporan  Taufik Zass | Aceh Selatan

SERAMBINEWS.COM, TAPAKTUAN - Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Forum Pemantau dan Kajian Kebijakan (Formak) Aceh Selatan, Ali Zamzami mendesak Bupati Aceh Selatan untuk segera melakukan perombakan kabinet.

Penyegaran itu menurutnya bertujuan untuk singkronisasi dalam mewujudkan Visi, Misi serta pelaksanaan program strategis yang dicanangkan AZAM dalamrangka menuju “Aceh Selatan Hebat”.

"Pemerintah Kabupaten Aceh selatan sudah semestinya melakukan mutasi seluruh jabatan eselon II dan mengevaluasi pejabat eselon III dan eselon IV di jajarannya, penyegaran untuk singkronisasi dalam mewujudkan Visi Misi serta pelaksanaan program strategis yang dicanangkan AZAM dalam rangka melangkah menuju Aceh Selatan Hebat,” kata Ali Zamzami.

Untuk itu, lanjutnya, Formak mendorong untuk dilakukan mutasi seluruh kepala instansi, mulai dari tingkat kecamatan hingga tingkat kabupaten.

Baca: Pleno KIP, Azam Unggul

Baca: Irwandi Hadiri Kampanye Azam

Baca: Bupati Buka Musabaqah Tilawatil Quran ke -34 Aceh Selatan

Untuk mutasi dijajaran eselon II itu dapat dilakukan rekrutmen sebagaimana amanat UU ASN dengan melelang jabatan setingkat eselon II karena posisinya sangat strategis yang perlu singkronisasi kebijakan dalam memberikan sumbangsih pembangunan Aceh selatan kedepan.

"Dan ini sudah dapat dilakukan sesuai Undang-Undang Nomor 8 tahun 2015 tentang perubahan atas UU Nomor 1 Tahun 2015 tentang penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014 tentang pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota, pasal 162 ayat 2, mutasi pejabat baru bisa dilakukan setelah enam bulan sejak pelantikan," kata Ali Zamzami.

Hal tersebut dapat dimulai, lanjut Ali Zamzami, dengan perencanaan pengangkatan JPT dan membentuk panitia seleksi (Pansel) independen sebagaimana diatur dalam PP Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS dan UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN).

"Proses rekrutmen perlu segera dilakukan, karena mengingat prosesnya yang memang rumit dan membutuhkan dana yang tidak sedikit, dan juga membutuhkan waktu yang mungkin sampai tiga bulan bahkan bisa lebih lama," paparnya.

Kenapa lelang jabatan eselon II ini perlu didorong, tambah Ali Zamzami, karena dari proses itu nanti jabatan strategis dijajaran OPD Pemkab Aceh Selatan dapat benar-benar dipimpin oleh orang-orang pilihan yang terpilih.

Sementara bagi pejabat eselon lainnya, baik eselon III maupun eselon IV itu yang paling penting adalah kompetensi mereka.

"Dalam hal ini juga diharapkan Bupati Aceh Welatan dapat memerintahkan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Aceh Selatan untuk segera melaksanakan lelang jabatan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dengan dimulai pembentukan tim pelaksana Lelang jabatan eselon II yang terdiri dari tim Panitia Seleksi (Pansel) dan tim Assessment," sarannya.

Menurutnya, dalam hal itu Formak hanya memeberikan masukan agar Pemerintahan AZAM (Azwir - Tgk Amran) memilki Kabinet dan jajaran yang Profesional, loyal dan cakap dalam menjabarkan Visi.Misi AZAM serta program “Aceh Selatan Hebat” 2018-2023 bisa berjalan dengan baik.

"Soal kapan dan bagaimana itu dilakukan tentu terserah kepada Pimpinan daerah saat ini," pungkasnya. (*)

Penulis: Taufik Zass
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved