Batas Akhir 31 Maret, Ini Sanksi Bagi ASN atau PNS yang tidak Laporkan Harta Kekayaannya

Setiap ASN yang menduduki jabatan eselon III dan IV wajib melaporkan harta kekayaannya berbentuk Laporan Harta Kekayaan Aparatur Sipil Negara (LHKASN)

Batas Akhir 31 Maret, Ini Sanksi Bagi ASN atau PNS yang tidak Laporkan Harta Kekayaannya
SERAMBINEWS.COM/YUSMANDIN IDRIS
ASN Bireuen mengikuti sosialisasi cara pengisian LKHASN di Oproom Kantor Bupati Bireuen, Jumat (29/3/2019). 

Laporan Yusmandin Idris I Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menduduki jabatan eselon III dan IV wajib melaporkan harta kekayaannya berbentuk Laporan Harta Kekayaan Aparatur Sipil Negara (LHKASN).

Para pejabat wajib mengisi formulir secara manual serta melalui sistem aplikasi ke Menteri Aparatur Negara (Menpan) RI. Pengisian dan pelaporan paling lambat 31 Maret 2019.

Hal itu disampaikan Inspektur Inspektorat Bireuen, Drs Syahabuddin kepada Serambinews.com, Jumat (29/3/2019) usai sosialisasi cara pengisian formulir maupun dengan aplikasi bagi 145 PNS di lingkungan Pemkab Bireuen.

Batas akhir pengisian dan pelaporan kata Kepala Inspektorat Bireuen dalam pertemuan dengan ASN di Oproom Kantor Bupati Bireuen, Jumat (29/3/2019) adalah 31 Maret.

Setelah itu paling lambat April 2019 masih bisa melapor namun sudah dikatagorikan laporan terlambat.

Cara pengisian, awalnya melalui manual, setelah diperiksa dan sudah benar langsung mengisi pada aplikasi yang terhubung langsung dengan server Menpan di Jakarta.

Wakil Bupati Bireuen, Dr H Muzakkar A Gani SH MSi mengatakan, seluruh ASN wajib melaporkan harta kekayaannya kepada Kementerian PAN dan RB.

Laporan tersebut merupakan strategi pemerintah mencegah tindak pidana korupsi dan menjadi salah satu indikator dalam zona integritas ASN.

Disebutkan, apabila ASN tidak memenuhi kewajiban penyampaian LHKASN akan ada sanksi berupa peninjauan kembali baik itu penundaan atau pembatalan pengangkatan menduduki  jabatan struktural maupun fungsional.(*)

Penulis: Yusmandin Idris
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved