Kabaharkam Polri Beri Arahan di Polda Aceh

Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri, Komjen Pol Drs Moechgiyarto SH MHum berkunjung ke Polda Aceh

Kabaharkam Polri Beri Arahan di Polda Aceh
HUMAS POLDA ACEH
Kabaharkam Polri, Komjen Pol Drs Moechgiyarto SH MHum bersama Kapolda Aceh, Irjen Pol Rio S Djambak dan sejumlah pejabat kepolisian lainnya foto bersama dalam acara di Mapolda Aceh, Kamis (28/3/2019). 

BANDA ACEH - Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri, Komjen Pol Drs Moechgiyarto SH MHum berkunjung ke Polda Aceh dalam rangka pelaksanaan conditioning strategy menghadapi Pemilu 2019, Kamis (28/3). Dalam kesempatan itu, Kabaharkan memberikan arahan untuk personel Polda Aceh di aula serbaguna Mapolda Aceh.

Kedatangan Kabaharkam bersama Kakorbinmas dan didampingi sejumlah timnya ke Polda Aceh disambut oleh Kapolda Aceh, Irjen Pol Rio S Djambak dan sejumlah pejabat lainnya. Personel jajaran Baharkam Polda Aceh yang menerima arahan Kabaharkam Polri terdiri dari Ditsamapta, Ditpolairud, Ditbinmas, dan Ditpamobvit.

Kabaharkam Polri dalam arahan untuk personel Polda Aceh mengatakan, bahwa Baharkam Polri telah menyusun strategi dalam rangka mencegah dan menangkal gangguan kamtibmas yang mantap dan kondusif melalui tiga tahapan yaitu, pengondisian, pemolisian, serta kemitraan dan penegakan hukum.

“Strategi pengondisian merupakan kegiatan bhabinkamtibmas dan polmas dalam rangka memberikan motivasi atau stimulus terhadap pola pikir masyarakat untuk menumbuhkembangkan kesadaran betapa pentingnya mengamankan diri sendiri, keluarga, dan lingkungan tempat tinggal/kerja, mampu mendeteksi ancaman gangguan kamtibmas, serta proaktif menyampaikan informasi kepada bhabinkamtibmas dan pengemban polmas,” kata Komjen Pol Drs Moechgiyarto SH MHum.

Pengemban polmas adalah semua anggota Polri dari pangkat terendahsampai tertinggi yang ditunjuk berdasarkan surat perintah tugas dari kasatker, untuk hadir di tengah-tengah komunitas sesuai dengan komunitas interest yang diemban oleh pengemban polmas tersebut.

“Misalkan komunitas gowes bareng. Jadi pengemban polmas tidak hanya gowes dengan polisi saja, tetapi dengan masyarakat yang sama hobi dan kesenangannya juga ikut kegiatan gowes bersama mereka. Jadi diperoleh banyak informasi terkait cekal gangguan kamtibmas,” pungkas Moechgiyarto.(dan)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved