Tak Ada Pasokan Air Bersih, Korban Banjir Mencuci Air Parit

Hingga Sabtu (30/3/2019) siang, belum ada pasokan air bersih yang disuplai Pemkab Agara. Warga pun terpaksa mencuci piring di air kotor dari parit.

Tak Ada Pasokan Air Bersih, Korban Banjir Mencuci Air Parit
Serambinews.com
Korban banjir bandang di Desa Titi Pasir dan sekitarnya, Sabtu (30/3/2019), memanfaatkan air parit untuk mencuci, akibat tidak disediakannya air bersih oleh Pemkab Agara. 

Laporan Asnawi Luwi | Aceh Tenggara 

SERAMBINEWS.COM, KUTACANE - Pascabanjir bandang yang terjadi di Desa Titi Pasir, Kampung Baru dan Pasar Puntong, Kecamatan Semadam, pada Kamis (28/3/2019) malam, hingga Sabtu (30/3/2019) siang, belum  ada pasokan air bersih yang disuplai Pemkab Agara.

Akibatnya, masyarakat terpaksa mencuci piring di air rembesan parit.

"Kami sangat butuh air bersih dan berharap Pemkab Agara dapat menyediakan mobil water tank untuk korban banjir bandang di daerah ini,” ujar korban banjir bandang kepada Serambinews.com, Sabtu (30/3/2019).

Menurut mereka, penanganan korban banjir bandang di Desa mereka sangat lamban, dan sudah dua hari pascabanjir bandang, bantuan dari Pemkab Agara belum ada.

Sementara itu, Sekretaris Desa Titi Pasir, Baharuddin mengatakan, mereka membuat posko desa untuk menampung bantuan dari masyarakat. 

Sedangkan bantuan dari Pemkab dan Dinas Sosial maupun BPBD, belum ada yang disalurkan.

“Padahal petugas Dinas Sosial Agara sudah mendata korban banjir bandang, tapi hasilnya nihil.(*)

Baca: Banjir Bandang Rusak 16 Rumah di Agara

Baca: Korban Banjir Bandang di Agara Butuh Dapur Umum

Baca: Korban Banjir Bandang Minta Pemkab Bantu Sediakan Air Bersih

Penulis: Asnawi Luwi
Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved