Brunei Darussalam Terapkan Hukuman Mati Kepada Pelaku LGBT dan Perilaku Zina, Begini Reaksi Dunia

Pemerintahan Brunei Darussalam sudah merilis hukum perajaman untuk para pelaku LGBT dan Perilaku Zina pada Rabu (4/4/2019).

Brunei Darussalam Terapkan Hukuman Mati Kepada Pelaku LGBT dan Perilaku Zina, Begini Reaksi Dunia
AFP
Sultan of Brunei Hassanal Bolkiah 

SERAMBINEWS.COM - Pemerintahan Brunei Darussalam sudah merilis hukum perajaman untuk para pelaku LGBT dan Perilaku Zina pada Rabu (4/4/2019).

Tribunstyle mengutip South China Morning Post bahwa pemerintahan kerajaan Brunei Darussalam akan sudah memproses penjeratan hukuman mati untuk para pelaku LGBT.

 
Dengan cara dicambuk maupun dilempari batu sampai meninggal akan menjadi jeratan hukum bagi para pelaku LGBT.

Brunei Darussalam sendiri telah melakukan dan menerapkan hukum Islam sejak tahun 2014.

Dan hukum paling pertama ditegakkan disana adalah penjara atau denda bagi yang hamil diluar nikah dan jeratan bagi yang tidak menunaukan Sholat Jumat.

Bahkan sebelum rencana perajaman bagi para LGBT yang baru ini di Brunei Darussalam sendiri perilaku gay bisa dipenjarakan sampai 10 tahun.

Tapi sepertinya seiring waktu dirubah hingga umat Muslim yang terbukti selingkuh, mensodomi, hingga memperkosa juga akan merasakan hal yang sama.

Sebelumnya di tahun 2014 Brunei Darussalam belum menyelesaikan secara utuh peraturan ini, setelah kericuhan yang terjadi di sosial media.

Namun sepertinya pemerintahan Brunei Darussalam akan melanjutkan rencana ini pada Rabu minggu depan (4/4/2014), sesuai rilisan Matthew Woolfe sebagai bagian dari grup pelindung HAM di Brunei Darussalam.

Bahkan grup hak asasi manusia dari Manila juga mengamini rencana yang akan dilakukan oleh pemerintah Brunei Darussalam ini.

Halaman
1234
Editor: faisal
Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved