Brunei Darussalam Beri Sanksi Cambuk juga Rajam Bagi Pelaku LGBT, Banjiri Pro Kontra

Di bawah rancangan undang-undang yang baru, mereka yang kedapatan melakukan hubungan "seks gay" dapat dilempari batu sampai mati (Rajam)

Brunei Darussalam Beri Sanksi Cambuk juga Rajam Bagi Pelaku LGBT, Banjiri Pro Kontra
www.suaramuhammadiyah.id/Alinea.ID
Brunei Darussalam tetapkan hukum rajam bagi LGBT 

SERAMBINEWS.COM - Mulai hari ini komunitas gay di negara Brunei Darussalam dapat menghadapi hukuman mati meskipun ada permintaan dari komunitas internasional untuk membatalkan hukuman tersebut.

Di bawah rancangan undang-undang yang baru, mereka yang kedapatan melakukan hubungan "seks gay" dapat dilempari batu sampai mati (Rajam), sementara pencuri di negara itu bisa berakhir dengan dipotong anggota badannya.

Banyak yang mengutuk tindakan kejam dari hukuman negara itu.

Phil Robertso, wakil direktur Asia untuk Human Rights Watch.

Baca: Habib Rizieq dan Yusril Saling Bantah, Awal Pernyataan Yusril hingga Jawaban PBB

Baca: Hari Ini, Brunei Darussalam Resmi Terapkan Hukuman Rajam LGBT Hingga Tewas, Kaum Homo Ketakutan

Baca: Brunei Darussalam akan Terapkan Hukuman Rajam sampai Mati Terhadap LGBT, Mulai Berlaku 3 April 2019

Baca: Ditemukan Tanpa Kepala, Pembunuhan Guru Honorer di Blitar Kabarnya Bermotif LGBT, Ini Kata Polisi

Dia mengatakan, "Jenis hukum ini tidak bisa diterapkan dalam abad ke-21."

"Ini akan menjadi sesuatu yang akan mengubah hak asasi manusia Brunei laiknya Paria (kasta rendah di India)."

Ketika hukuman diumumkan, Rachel Chhoa-Howard, Peneliti Brunei di Amnesty International, menuntut hukuman untuk dicabut, dengan mengatakan, "Selain menjatuhkan hukuman yang kejam, itu benar-benar tidak manusiawi dan merendahkan martabat, itu secara terang-terangan membatasi hak kebebasan berekspresi, beragama, dan berkeyakinan, dan mengkodifikasi diskriminasi terhadap perempuan dan anak perempuan."

Dan awal pekan ini penyanyi Elton John mendukung rencana George Clooney untuk memboikot hotel yang dimiliki oleh pemimpin negara itu, Sultan Haji Hassanal Bolkiah.

Dalam sebuah tweet, ikon pop itu berkata, "Saya percaya bahwa sebuah cinta mampu untuk mencintai apapun seperti yang kita pilih, cinta adalah hak asasi manusia yang mendasar."

"Kemana pun kita pergi, suami saya David dan saya layak diperlakukan dengan bermartabat dan hormat - seperti halnya masing-masing dari jutaan orang LGBTQ + di seluruh dunia."

Halaman
12
Editor: Amirullah
Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved