Nasib Irwandi Ditentukan Senin

Nasib tiga terdakwa kasus korupsi Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) yaitu Irwandi Yusuf, Hendri Yuzal, dan T Saiful Bahri

Nasib Irwandi Ditentukan Senin
ANTARA/HAFIDZ MUBARAK A
GUBERNUR Aceh nonaktif Irwandi Yusuf bersiap menjalani sidang dengan agenda pembacaan tuntutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta 

JAKARTA - Nasib tiga terdakwa kasus korupsi Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) yaitu Irwandi Yusuf, Hendri Yuzal, dan T Saiful Bahri, akan ditentukan Senin (8/4) pekan depan. Pasalnya, pada hari itu sekitar pukul 09.00 WIB, majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta yang menangani perkara itu akan membacakan vonis terhadap mereka dalam sidang pamungkas perkara tersebut.,

Majelis hakim yang diketuai Syafruddin Zuhri menyampaikan jadwal pembacaan vonis itu setelah mendengar pembelaan ketiga terdakwa dan kuasa hukum masing-masing dalam sidang Senin (1/4) malam. Sidang tersebut berlangsung sampai pukul 23.45 WIB atau 15 menit sebelum tengah malam pukul 00.00 WIB.

Kuasa hukum terdakwa T Saiful Bahri, Dr Solehuddin SH MH mengatakan, pihaknya siap mendengar putusan majelis hakim dengan seadil-adilnya. Sidang kasus korupsi yang didakwakan kepada Irwandi Yusuf, Hendri Yuzal dan T Saiful Bahri diawali pada Senin (26/11/2018) lalu. Artinya, hingga kini sidang tersebut sudah berlangsung 18 kali.

KPK menangkap ketiganya pada 3 Juli 2018 dalam satu operasi tangkap tangan (OTT) bersama Bupati nonaktif Bener Meriah, Ahmadi SE, yang sudah divonis lebih dulu dan kini mendekam di LP Sukamiskin Bandung, Jawa Barat.

Kuasa Hukum T Saiful Bahri, Solehuddin, mengatakan, seluruh proses persidangan sudah selesai, dan kini hanya tinggal menunggu sidang terakhir dengan agenda pembacaan vonis oleh majelis hakim. “Benar-benar sidang yang melelahkan,” kata Solehuddin tentang jalannya sidang Senin (1/4) malam dengan agenda mendengarkan pleidoi terdakwa dan kuasa hukum.

Sidang itu diawali dengan penyampaian pleidoi pribadi masing-masing oleh Irwandi Yusuf, Hendri Yuzal, dan T Saiful Bahri. Kemudian dilanjutkan dengan pleidoi masing-masing kuasa hukum terdakwa. Pertama, Santrawan T Paparang selaku kuasa hukum Hendri Yuzal. Selanjutnya pembelaan oleh tim kuasa hukum Irwandi Yusuf, dan terakhir kuasa hukum T Saiful Bahri.(fik)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved