Jurnalisme Warga

Simalungun, New Zealand-nya Indonesia  

MEMBUKA laporan ini saya akan menukilkan sebuah kutipan dari seorang teman, “atas nama apapun, pikniklah!

Simalungun, New Zealand-nya Indonesia   
IST
Suhaimi

Oleh Suhaimi, Alumnus Antropologi Universitas Malikussaleh (Unimal), anggota Forum Aceh Menulis (FAMe) Chapter Lhokseumawe, dan penulis blog yang sering typo, melaporkan dari Simalungun, Sumatera Utara.

MEMBUKA laporan ini saya akan menukilkan sebuah kutipan dari seorang teman, “atas nama apapun, pikniklah!”. Saya tak begitu yakin kata-kata tersebut diucapkannya sebagai pesan tersirat kepada saya dan mungkin juga Anda agar tidak sungkan berpiknik. Barangkali, memang itu maksudnya. Tetapi karena ini tahun politik, tahun di mana siapa pun bisa naik darah dan kolaps kapan saja, maka kata-kata tersebut juga tak salah-salah amat andai dialamatkan untuk calon orang-orang kalah yang ikut dalam pesta demokrasi 2019 ini.

Saya kira, meluangkan waktu berpiknik bersama keluarga adalah salah satu keputusan sederhana yang bisa dilakukan oleh setiap keluarga. Betapa tidak, selain menjadi salah satu cara untuk merajut quality time bersama orang-orang tercinta, berpiknik juga dapat menjadi waktu terbaik untuk menghilangkan jenuh yang menumpuk, merenggangkan otot-otot saraf yang saban hari kaku oleh berbagai deadline yang terus menggantung di leher. Selain itu, berpiknik di alam terbuka juga memungkinkan kita menyerap ide-ide kreatif dari lingkungan sekitar.

Beberapa orang memiliki masalah berbeda sebelum berlibur bersama keluarga. Budget yang sering dirasa tak cukup adalah salah satunya. Namun, ada masalah sepele lainnya yang dapat mengakibatkan seseorang memutuskan untuk tidak berpiknik, yaitu susahnya mencari tempat yang ideal. Jika pembaca sekalian sering mengalami masalah yang terakhir disebutkan saat akan berlibur, maka saya punya tempat rekomendasi yang sangat-sangat keren untuk berlibur dan ianya berada di dalam negeri.

Mirip New Zealand
Adalah Simalungun, atau yang saya sebut New Zealand-nya Indonesia dan terletak di Sumatera Utara. New Zealand adalah sebuah negeri yang terkenal dengan keindahan alamnya. Hampir seluruh tanah di negeri itu berwarna hijau cerah layaknya negeri dongeng. New Zealand adalah negara yang pantas untuk dijadikan destinasi berbulan madu.

Tapi kita harus buka mata lebar-lebar seraya bersyukur karena dilahirkan di Indonesia, negeri dengan seribu keindahan bentang alam yang tak kalah indah dengan New Zealand. Dari kultur tanah yang dipenuhi rumput hijau, maka Simalungun tentu tak lebay jika dimirip-miripkan dengan New Zealand.

Bagi para penulis blog atau blogger, keindahan Simalungun sudah dikenal dan sudah ditulis dalam berbagai tulisan. Mayoritas blogger sepakat, bahwa, sepotong tanah di Sumatera Utara tersebut sangat layak dikunjungi untuk menghabiskan waktu bersama keluarga. Ketika menulis tentang keindahan Simalungun, seorang teman menggumam, “saya sama sekali tak ragu, bahwa, saat menciptakan Indonesia, Tuhan pasti sedang tersenyum..”

Ia meyakininya dengan penuh seluruh. Karena baginya, keindahan Indonesia adalah perwujudan dari bahagia dan suka cita. Dan senyum adalah representasi terbaik untuk menggambarkan suasana suka cita itu. Jika kamu adalah pejalan jauh yang suka bepergian dan melihat tempat-tempat baru, maka Indonesia adalah negeri yang tak akan habis kamu kunjungi sampai kapan pun.

Keindahannya terbentang dari Sabang sampai Merauke. Alam Indonesia adalah tempat yang pantas disebut surga dunia. Dan bersyukurlah sebesar-besarnya ketika diberikan kesempatan menjamahnya. Kali ini saya diberi kesempatan oleh Allah untuk mengunjungi Hotel Niagara yang terletak di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara yang keindahan alamnya tak kalah dengan negara-negara Eropa. Kedatangan saya ke sini bukan untuk berlibur, melainkan untuk menginput data riset tentang pariwisata di sekitar Danau Toba. Begitu tiba di gerbang hotel, mata langsung terhipnotis dengan hamparan pemandangan alam yang menakjubkan.

Sebagai informasi, Hotel Niagara adalah satu hotel mewah yang ada di Simalungun. Alamat lengkap hotel ini adalah Jl. Pembangunan No.1 Parapat Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara. Tentu saja ini bukan endorse saya dengan pihak hotel, tetapi memang sudah seharusnya potensi alam Indonesia yang indah ini dikabarkan ke dunia agar masyarakat dunia melek dan paham bahwa Indonesia bukan hanya negara kaleng-kaleng dengan politikus tanpa urat malu. Dunia juga harus tahu bahwa Indonesia negara yang memiliki potensi wisata kelas international.

Hotel Niagara adalah satu contoh destinasi wisata terbaik yang ada di Simalungun. Namun, keseluruhan dataran yang berada di Simalungun memang mencerminkan keindahan yang paripurna. Selain keberadaan Danau Toba yang mendunia, Simalungun juga merupakan satu daerah yang sangat mudah ditemukan tanah-tanah yang diselimuti rumput berwarna hijau cerah seperti rumput di Stadion Emirates milik Arsenal. Sebagai informasi, meski sudah puluhan tahun tak mengangkat piala Liga Inggris, rumput yang ada di stadion milik klub Arsenal itu adalah salah satu yang terbaik di Eropa.

Benar-benar indah
Saat berada di pelataran hotel tadi, tiba-tiba saya menjadi alay dan latah ingin berfoto. Pemandangan yang bisa kita dapatkan dari tanah Simalungun ini benar-benar indah, instagramable. Untung saja seorang teman bersedia menjadi tukang foto dan berhasil mengabadikan beberapa foto saya.

Perpaduan warna cerah rumput dan air kolam yang berwarna biru tosca yang ada di halaman hotel semakin menampilkan kesan mewah. Ini benar-benar kolaborasi warna yang sangat indah. Barangkali, kalaulah Pablo Picasso (1881-1973) masih hidup, ia pasti akan memohon agar diizinkan melukis pemandangan indah yang ada di Simalungun ini dengan kanvas terbaik dan cat pilihan yang ia punya.

Di sini, di tanah Simalungun ini, kamu akan merasakan sensasi seperti berlibur ke New Zealand. Dan lagi, kamu bisa menemukan ide-ide segar saat berada di atas rumput indah yang terhampar luas di sini. Jadi, tunggu apalagi?

Kepakkan ranselmu dan berliburlah! Bumi Indonesia yang luar biasa indah ini sedang menunggu kedatanganmu. Salam dari pejalan jauh. (samyumc@gmail.com)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved