Tafakur

Jejak Kebaikan

Ketika meninggalkan dunia ini, setiap hamba meninggalkan banyak hal. Ada yang meninggalkan masjid

Jejak Kebaikan
IST
Jarjani Usman

Oleh: Jarjani Usman

“(Ya Allah) Tunjukilah kami jalan yang lurus (shiratal mustaqim), yaitu jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka, bukan jalan orang-orang yang dimurkai dan bukan pula jalan orang-orang yang sesat.” (QS. Alfatihah: 6-7)

Ketika meninggalkan dunia ini, setiap hamba meninggalkan banyak hal. Ada yang meninggalkan masjid yang indah sebagai tempat umat muslim bersujud. Ada juga yang meninggalkan rumah mentereng, mobil mewah, dan berbagai kekayaan lainnya. Bukan hanya itu, ada juga yang meninggalkan perilaku buruk.

Beruntung kalau yang ditinggalkan seseorang adalah perilaku-perilaku baik dan taat kepada Allah. Berperilaku baik berarti menerapkan pengetahuan yang diperoleh sekaligus berdakwah dengan perbuatannya. Itu juga berarti memperjuangkan nilai-nilai Islam di muka bumi ini.

Tetapi tidak sedikit orang yang meninggalkan perilaku jahat. Bukan hanya dalam perbuatan yang kulit dan sisinya jahat, tetapi juga kejahatan yang berkulitkan kebaikan. Misalnya, dalam suatu kompetisi membaca Quran, ada dewan hakim yang melakukan kecurangan, misalnya memenangkan peserta dari daerahnya sendiri. Demikian juga dalam pendidikan, yang sebagian pengajarnya terbiasa datang terlambat. Akibatnya, pengurangan waktu belajar membudaya dan dianggap sesuatu yang lumrah dan tak perlu dipersoalkan.

Sebelum pergi meninggalkan dunia yang fana ini, maunya kita sering berdoa agar senantiasa mampu menuruti jalan kebaikan yang telah ditempuh orang-orang baik. Dengan cara demikian, kita nantinya (akan) meninggalkan jejak kebaikan, bukan keburukan.

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved