Nelayan Simeulue Sulit Dapatlkan Es Balok

Nelayan di Kabupaten Simeulue, sejak dua pekan terakhir kesulitan mendapatkan es balok untuk mengawetkan ikan saat melaut.

Nelayan Simeulue Sulit Dapatlkan Es Balok
Serambinews.com
Ikan hasil tangkapan membusuk karena kekurangan es balok untuk mengawetkan ikan, foto direkam Kamis (4/4/2019). 

Laporan Sari Muliyasno | Simeulue

SERAMBINEWS.COM, SINABANG - Nelayan di Kabupaten Simeulue, sejak dua pekan terakhir kesulitan mendapatkan es balok untuk mengawetkan ikan saat melaut.

Akibat sulitnya mendapatkan es, sebagian nelayan di wilayah kepulauan itu tak melaut.

Syahril, nelayan yang mengoperasikan alat tangkap bagan apung, kepada Serambinews.com, Kamis (4/4/2019) mengatakan sejak kesulitan mendapatkan es balok, banyak ikan hasil tangkapan menjadi busuk dan tak bisa dijual.

"Biasanya, sekali melaut butuh sekitar 25-30 batang es balok. Sekarang, 10 batang aja sulit dapat, karena banyak permintaan terutama nelayan bagan dan penampung gurita," katanya. 

Untuk sekali melaut, lanjutnya, hasil tangkapan ikan bisa mencapai tiga ton saat musim ikan tongkol.

“Hasil tangkapan tersebut, tidak seimbang dengan kebutuhan es jika hanya sepuluh batang,” ujarnya.(*)

Baca: Bocah Ini Bawa Ayam yang Ditabraknya Saat Bersepeda Hingga Mati ke Rumah Sakit, Ini Reaksi Perawat

Baca: Jamaah Tarbiyah Islamiyah Lhokseumawe Peringati Wafatnya Imam Syafi’i

Baca: Planet Jupiter Akan Berbalik Arah, Apa Efeknya Bagi Bumi?

Penulis: Sari Muliyasno
Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved