Objek Wisata Pulau Banyak Butuh Fasilitas Air Bersih

ndustri pariwisata di Kepulauan Banyak, Aceh Singkil terus berkembang pesat. Ratusan wisatawan lokal dan asing datang berduyun-duyun

Objek Wisata Pulau Banyak Butuh Fasilitas Air Bersih
SERAMBINEWS.COM/DEDE ROSADI
Salah satu penginapan di kawasan objek wisata Pulau Panjang, Kecamatan Pulau Banyak, Aceh Singkil. 

SINGKIL - Industri pariwisata di Kepulauan Banyak, Aceh Singkil terus berkembang pesat. Ratusan wisatawan lokal dan asing datang berduyun-duyun setiap bulannya ke pulau yang menjadi destinasi wisata favorit, seperti Pulau Panjang.

Sayang, air bersih menjadi kendala di objek wisata tersebut. Pengelola wisata di Pulau Panjang yang merupakan masyarakat lokal dan BUMDes hanya mengandalkan sumur untuk memenuhi kebutuhan air bagi wisatawan yang ingin membersihkan diri selepas mandi di laut. Ironisnya, sumur tersebut airnya terbatas serta payau.

Terkait hal itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Singkil meminta Pemerintah Aceh membangun fasilitas air bersih di Pulau Panjang. Permintaan itu diutarakan lantaran Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah saat berkunjung ke Pulau Panjang berjanji akan membangun sarana air bersih di tempat itu. Apalagi, Kepulauan Banyak juga telah ditetapkan sebagai destinasi wisata unggulan Aceh.

“Menindaklanjuti penyampaian Plt Gubernur Aceh, kami telah membuat usulan pembangunan fasilitas air bersih di Pulau Panjang dan Palambak,” kata T Rahmadi, Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Setdakab Aceh Singkil kepada Serambi, Jumat (5/4). Menurut Rahmadi, usulan tersebut telah diserahkan kepada Kepala Biro Administrasi Pembangunan Setda Aceh, Sunawardi disaksikan Plt Sekda Aceh, Helvizar saat pembukaan Rapat Koordinasi (Rakor) Sinkronisasi dan Sinergi Program Pembangunan Pemerintah Aceh dengan Kabupaten/Kota Tahun 2019 di Pulau Banyak, Kamis (4/4).

Selain fasilitas air bersih, Pemkab Aceh Singkil juga meminta Pemerintah Aceh membangun gedung pertemuan wisata, pujasera terapung, dan gedung mitigasi. Usulan tersebut sebagai upaya mendukung pengembangan pariwisata setelah Kepulauan Banyak ditetapkan sebagai destinasi wisata Aceh.

Rakor berakhir
Sementara itu, Rakor Sinkronisasi dan Sinergi Program Pembangunan Pemerintah Aceh dengan Kabupaten/Kota Tahun 2019 tersebut telah selesai, kemarin. Selanjutnya, peserta dipersilakan menikmati destinasi wisata Pulau Banyak. “Rakornis telah ditutup. Rakornis ini menjadi daya ungkit perkembangan wisata di Kepulauan Banyak,” tukas Rahmadi.(de)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved