Dikeroyok Massa Kampanye Akbar Jokowi-Ma'ruf Amin, Anggota TNI dan Panwaslu Alami Luka Serius

Para korban yakni seorang anggota Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) untuk Desa Sentolo bernama Janarta (46).

Dikeroyok Massa Kampanye Akbar Jokowi-Ma'ruf Amin, Anggota TNI dan Panwaslu Alami Luka Serius
KOMPAS.com / WIJAYA KUSUMA, Facebook/pridejateng
Personil Kepolisian dan TNI saat berjaga di Jalan Wates Km 8. (Kanan) Salah seorang korban penganiayaan. 

SERAMBINEWS.COM, KULON PROGO - Tiga warga mengalami luka serius akibat aksi pengeroyokan yang dilakukan sekelompok warga yang baru saja pulang dari mengikuti kampanye akbar Pasangan Calon Presiden-Wakil Presiden Nomor Urut 01 di Kota Wates, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Minggu (7/4/2019) sore.  

Para korban yakni seorang anggota Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) untuk Desa Sentolo bernama Janarta (46).

Informasi dikutip dari Kompas.com, Senin (8/4/2019), dia mengalami robek pada ubun-ubun, sementara punggung hingga pinggang mengalami memar.

 
Korban lain yakni Setyo Budi Haryanto, seorang tentara berpangkat Serka.

Dia kebetulan baru pulang ke rumah saat menjadi korban penganiayaan.

Dia mengalami luka robek pada ubun-ubun, memar di tangan, punggung dan di kaki.

Satu korban lainnya yakni pemuda dusun setempat bernama Dwi alias Gareng (25). Pemuda ini juga mengalami memar akibat dipukul bambu.

"Tiga orang yang luka, selain saya ada juga seorang (warga pekerjaan) anggota TNI," kata Janarta saat ditemui di rumahnya, Senin (8/4/2019).

 Kelompok massa memenuhi jalan provinsi dari Wates menuju Yogyakarta, Minggu sore.

Mereka baru saja pulang dari mengikuti kampanye akbar di alun-alun Wates untuk Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Nomor Urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

Halaman
1234
Editor: faisal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved