Tak Lulus Seleksi, 58 Guru Honorer di Abdya Minta Diangkat Jadi P3K

Mereka yang tidak lulus mencapai 58 orang (71,6 persen), kemudian minta pertimbangan pemerintah untuk diangkat menjadi P3K.

Tak Lulus Seleksi, 58 Guru Honorer di Abdya Minta Diangkat Jadi P3K
SERAMBINEWS.COM/RAHMAT SAPUTRA
Seratusan pegawai tenaga honorer kategori II (K2) mendatangi kantor Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Kamis (7/12/2017). 

Laporan  Zainun Yusuf | Aceh Barat Daya

SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE – Dari 81 honorer K2 tenaga guru di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) yang mengikuti seleksi penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK/P3K) Tahap I Tahun 2019, hanya 23 orang yang berhasil lulus (28,4 persen). 

Mereka yang tidak lulus mencapai 58 orang (71,6 persen), kemudian minta pertimbangan pemerintah untuk diangkat menjadi P3K.

Ketua Koalisi Barisan Guru Bersatu (Kobar GB) Abdya, Rusli AMa kepada Serambinews.com, Minggu (7/4/2019) menjelaskan, 58 orang yang tidak lulus itu hingga saat ini masih aktif mengajar pada TK, SD dan SMP di Kabupaten Abdya.

“Rata-rata mereka sudah mengabdi 15 tahun, sehingga  umur pun tak muda lagi,” papar Rusli.

Atas alasan tersebut, Kobar GB Abdya meminta pertimbangan Pemkab Abdya agar honorer tenaga guru yang tidak lulus seleksi ini diperjuangkan ke pemerintah pusat untuk diangkat sebagai P3K dalam jabatan guru daerah setempat.(*)

Baca: Terancam tak Bisa Ikut Seleksi, Kobar GB Abdya Minta Honorer K2 Berijazah D-II Diterima Sebagai P3K

Baca: CPNS Baru Pertanyakan SK, Ini Kata Kepala BKPSDM Pidie

Baca: FOTO-FOTO : 458 Mahasiswa Universitas Terbuka Banda Aceh Diwisuda

Penulis: Zainun Yusuf
Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved