Nafasindo Tolak Pengukuran HGU

PT Nafasindo tidak mengizinkan dan melarang tim Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Singkil melakukan pengukuran di lahan

Nafasindo Tolak Pengukuran HGU
SERAMBINEWS.COM/DEDE ROSADI
Tim Pemkab Aceh Singkil, naik perahu untuk mengecek lokasi sengketa lahan antaramasyarakat dengan PT Nafasindo, di Desa Ujung Bawang, Singkil, Rabu (10/4/2019). 

* Larang Tim Ukur Pemkab Turun ke Lokasi

SINGKIL - PT Nafasindo tidak mengizinkan dan melarang tim Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Singkil melakukan pengukuran di lahan yang diklaim sebagai hak guna usahanya (HGU). Hal itu tertuang dalam surat yang ditandatangani Direktur PT Nafasindo, Saripol Baharin bin Karim kepada Pemkab Aceh Singkil tertanggal 9 April 2019.

Surat Direktur PT Nafasindo itu sebagai balasan surat Pemkab Aceh Singkil yang ditandatangani Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan, Mohd Ichsan kepada perusahaan tersebut mengenai pemberitahuan turunnya tim pemkab lapangan.

“Sehubungan dengan hal tersebut di atas, maka dengan ini kami tegaskan kembali bahwa kami keberatan dan tidak memberikan izin untuk dilakukan pengukuran terhadap HGU PT Nafasindo,” tulis Saripol dalam poin dua surat balasannya ke pemkab yang kopiannya turut didapat Serambi.

Nafasindo beralasan, keberatan mereka lantaran direktur tidak berada di tempat, di samping juga berdalih surat pemberitahuan sangat berdekatan dengan waktu pelaksanaan. Pihak PT Nafasindo pun menyarankan, jika diduga terjadi tumpang tindih untuk bisa diserahkan pada proses hukum.

Menanggapi hal tersebut, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Setdakab Aceh Singkil, Mohd Ichsan mengatakan, pihaknya menyesalkan jawaban Direktur PT Nafasindo, Saripol Baharin bin Karim itu. Sebab, ujarnya, Tim Pemkab Aceh Singkil bukan mau melakukan pengukuran, tetapi hanya mengecek lokasi lahan yang diduga tumpang tindih antara warga dengan areal HGU PT Nafasindo.

Untuk itu, Mohd Ichsan menyarankan agar Direktur PT Nafasindo mencermati isi surat yang dikirim Pemkab Aceh Singkil secara seksama. “Tim bukan mau mengukur, tapi mengecek lokasi lahan yang diklaim warga,” tukas Ichsan dibenarkan Kabag Hukum Setdakab Aceh Singkil, Asmaruddin, Rabu (10/4).

Sementara itu, berdasarkan pantauan di lapangan, Tim Pemkab Aceh Singkil, Rabu (10/3) siang, tetap turun ke lokasi sengketa lahan antara masyarakat dengan PT Nafasindo, di Desa Ujung Bawang, Singkil. Langkah itu menindaklanjuti pengaduan warga Ujung Bawang atas nama Syafi’i dan kawan-kawannya.

Tim yang turun ke lapangan itu masing-masing berasal dari Dinas Pertanahan Aceh Singkil, Dinas Perkebunan, Bagian Pemerintahan, dan Bagian Hukum Setdakab Aceh Singkil, serta BPN Aceh Singkil. Dalam tim juga ikut serta kepala Kampung Ujung Bawang. Rombongan memasuki lokasi sengketa itu dengan menumpang perahu kayu, lantaran kawasan tersebut hanya bisa dijangkau melalui jalur sungai.(de)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved