Rencana Kampanye Akbar Terakhir Prabowo Hari Ini Batal, Pemerintah Semarang Tolak Beri Izin Tempat

Calon Presiden RI nomor urut 02 Prabowo Subianto menyebut, kampanye akbar terakhir yang rencananya digelar Kamis (11/4/2019) hari ini dibatalkan.

Rencana Kampanye Akbar Terakhir Prabowo Hari Ini Batal, Pemerintah Semarang Tolak Beri Izin Tempat
Tribunnews/MUHAMMAD FADHLULLAH
Calon Presiden Prabowo Subianto (tengah) hadir dalam acara Deklarasi Nasional Alumni Perguruan Tinggi Seluruh Indonesia Untuk Pemenangan Prabowo Sandi di Jakarta, Sabtu (26/1/2019). TRIBUNNEWS/MUHAMMAD FADHLULLAH 

SERAMBINEWS.COM, SEMARANG - Calon Presiden RI nomor urut 02 Prabowo Subianto menyebut, kampanye akbar terakhir yang rencananya digelar Kamis (11/4/2019) hari ini di Lapangan Simpang Lima Semarang, Jawa Tengah, dibatalkan.

Hal itu disampaikan Prabowo saat kampanye terbuka di Solo, Jawa Tengah, Rabu (10/4/2019).

Prabowo memang tidak menyebut secara rinci mengapa dilarang Lapangan Simpang Lima Semarang tidak boleh digunakan untuk kampanye terbuka.

Namun, juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Provinsi Jawa Tengah, Sriyanto Saputro menjelaskan, pihak BPN memang berencana menggelar kampanye terbuka di Kota Semarang.

Rencananya, kampanye terbuka digelar di Lapangan Simpang Lima pada Kamis, 11 April 2019. “Surat sudah kami ajukan ke Pemkot Semarang pada 5 April. Sudah ada balasan, alasannya tidak boleh gunakan lapangan Simpang Lima,” kata Sriyanto, Rabu (10/4/2019) sore.

Sriyanto mengatakan, Lapangan Pancasila atau Simpang Lima, sejak kampanye tahun 2004 hingga 2014 selalu boleh digunakan untuk kegiatan kampanye terbuka.

Namun pada tahun 2019 ini, lapangan itu tidak boleh lagi digunakan, dan Komisi Pemilihan Umum Kota Semarang tidak memasukkan lapangan itu sebagai salah satu lokasi yang diperbolehkan untuk kampanye.

Lokasi yang dibolehkan di Kota Semarang hanya di 44 titik, namun rata-rata berada di lapangan sepak bola di kelurahan.

“Yang dibolehkan itu di wilayah pinggiran, tidak di pusat kota. Kami coba cari alternatif di kota, di Jatidiri, tapi juga tidak dibolehkan. Di Stadion Diponegoro yang dibolehkan hanya halaman parkirannya saja, dan itu kalau dipenuhi ratusan ribu massa tentu tidak pas,” katanya.

“Simpang Lima memang tidak masuk lokasi, tapi ada klausul yang membolehkan itu bisa digunakan,” tambahnya.

Lantaran tidak dibolehkan, pihaknya pun akhirnya membatalkan agenda kampanye di Semarang. Meski dibatalkan, Sriyanto menyebut bahwa hal itu tidak akan mengganggu kerja pemenangan pasangan 02 di Pilpres ini.(*)

Baca: Massa PKS Bertopeng Prabowo-Sandiaga Berkampanye di Lhokseumawe

Baca: Prabowo Gebrak Meja hingga Mic Terpental saat Bahas Antek Asing, Amien Rais Lakukan Ini

Baca: Seorang Pemuda Ditembak Saat Pulang dari Kampanye Prabowo

Baca: Viral Foto Presiden Turki Erdogan Berpose Salam 2 Jari dan Dukung Prabowo, Ini Fakta Sebenarnya

Editor: Taufik Hidayat
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved