Warga Diminta Doakan Pemilu Sukses

Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh melaksanakan zikir akbar pemilu damai 2019 di halaman Masjid Raya Baiturrahman

Warga Diminta Doakan Pemilu Sukses
SERAMBI/BUDI FATRIA
JAMAAH mengikuti Zikir Akbar pemilu damai di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Rabu (10/4). 

BANDA ACEH - Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh melaksanakan zikir akbar pemilu damai 2019 di halaman Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh, Rabu (10/4) malam. KIP meminta warga Aceh mendoakan agar pelaksanaan pemilu di Aceh berjalan sukses, damai, dan aman.

Kegiatan yang dihadiri warga, pegawai, dan penyelenggara pemilu tersebut dibuka oleh Komisioner KPU RI, Ilham Saputra. Tampak hadir semua Komisioner dan Sekretaris KIP Aceh serta perwakilan unsur forkopimda Aceh. Semua jamaah mengenakan pakaian serbaputih.

Zikir dan doa bersama tersebut diisi oleh Tgk H Zamhuri Ramli SQ MA (Pimpinan Majelis Zikir Nurun Nabi), Abi H Syukri Daud Pango (Pimpinan Dayah Raudhatul Himah Al-Waliyyah Gampong Pango), dan Tgk Asy’ari Ibrahim SPdi (Pimpinan Majelis Zikir Mujiburrahman).

Komisioner KPU RI, Ilham Saputra dalam sambutannya mengajak masyarakat untuk menyukseskan pemilu yang tinggal tujuh hari lagi yaitu 17 April 2019. Dia meminta masyarakat untuk memanjatkan doa kepada Allah SWT agar pelaksanaan pemilu di Indonesia secara umum dan Aceh khususnya dapat berjalan sukses.

Mantan komisioner KIP Aceh ini menambahkan, selama ini pihaknya telah menyiapkan berbagai infrastruktur pemilu seperti logistik dan peserta pemilu. “Mari kita memaksimalkan doa kita sekalian dengan kerja kita. Semoga kita yang memilih dapat menghasilkan pemimpin yang baik dan yang diridhai oleh Allah SWT,” ujarnya.

Sementara Komisioner KIP Aceh, Akmal Abzal dalam sambutannya mengatakan, kegiatan zikir akbar tersebut merupakan puncak dari serangkaian kegiatan sosialisasi pemilu yang dilakukan pihaknya. “Atas izin Allah, kita hadir dalam acara zikir akbar pemilu damai 2019. Dengan semangat zikir, mari kita perkuat persaudaraan menuju pemilu damai tanpa cedera,” katanya di hadapan warga yang mengikuti zikir akbar itu.

Dia mengatakan, kegiatan ini merupakan rangkaian dari banyak kegiatan yang telah dilakukan pihaknya, mulai dari sosialisasi pemilu dengan cara tatap muka, go to campus, school, dayah dan menjumpai berbagai segmen pemilih untuk mensosialisasikan pemilu. “Setelah ikhtiar normatif sudah kita lakukan, maka zikir, shalawat, dan doa bersama adalah ikhtiar akhir kita sebagai penyelenggara dan masyarakat untuk mendapt ridha Allah agar Pemilu di Aceh sukses,” ungkap Akmal. Dalam acara itu, Akmal juga memperkenalkan peserta pemilu kepada jamaah. Diawali dengan nama calon presiden dan calon wakil presiden, 20 partai politik, dan 26 calon anggota DPD RI yang akan bertarung pada pemilu mendatang.

Dalam kesempatan itu, Ilham juga menyampaikan bahwa dalam perjalanan tahapan pemilu pihaknya banyak menemukan kendala, antara lain hoaks pemilu yang tersebar di media sosial (medsos) yang semakin banyak muncul jelang hari H.

“Baru-baru ini muncul informasi di beberapa negara sudah diketahui hasil pemilu. Itu tidak benar. Memang kita mempercepat pemilihan di luar negara. Sudah lima negara yang memilih. Ketika mereka sudah memilih, kotak suara tidak langsung dibuka tapi disimpan di tempat yang aman. Pembukaan atau perhitungannya baru dilakukan pada 17 April bersamaan dengan perhitungan di dalam negeri,” ungkap dia. Melalui kesempatan itu, Ilham meminta masyarakat Aceh untuk tidak menyebar berita hoaks. “Saya minta bapak ibu agar tidak ikut menyebarkan berita bohong. Kalau ada sesuatu yang kurang diketahui tanyakan ke penyelenggara pemilu,” pintanya.(mas)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved