Mahasiswa Langsa Demonstrasi

Seratusan lebih mahasiswa dari sejumlah Perguruan Tinggi (PT) menggelar demonstrasi untuk menunjukkan solidaritas dan mengecam

Mahasiswa Langsa Demonstrasi
SERAMBINEWS.COM/M ANSHAR
Demosntran terlibat bentrok dengan aparat saat mereka berusaha menerobos ke dalam Kantor Gubernur Aceh, Rabu (10/4/2019). SERAMBI/M ANSHAR 

* Tunjukan Solidaritas Aksi di Kantor Gubernur

LANGSA - Seratusan lebih mahasiswa dari sejumlah Perguruan Tinggi (PT) menggelar demonstrasi untuk menunjukkan solidaritas dan mengecam aksi keras kepolisian terhadap mahasiswa yang berdemo di Kantor Gubernur Aceh. Aksi mahasiswa ini gabungan dari kampus Universitas Samudra (Unsam), IAIN Langsa, HMI Cabang Langsa, dan sejumlah mahasiswa Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh yang kini sedang melaksanakan KPM.

Sekitar pukul 14.00 WIB mahasiswa berkumpul di Lapangan Merdeka Langsa dan 30 menit kemudian berjalan kaki yang dikawal sejumlah aparat Polres Langsa menuju Mapolres.

Sebelum ke Mapolres, mahasiswa selama 30 menit menggelar aksi dan menyampaikan orasi di Simpang Tugu, Gampong Blang, Kecamatan Langsa Kota, antara Jalan protokol dan Jalan Medan-Banda Aceh.

Koordinator lapangan, Arifaldi Natalsyah menyampaikan lima tuntutan. “Kami mengecam aksi represif terhadap mahasiswa yang berdemo di Kantor Gubernur Aceh dan kami menuntut netralitas kepolisian, yang seharusnya sebagai pengawal masyarakat,” katanya.

Menuntut Polres Langsa agar mendesak Polda Aceh terhadap pegawai honorer Kantor Gubernur yang menghina dan melecehkan mahasiswa. Menuntut Kapolres Langsa menandatangani surat perjanjian bersama mahasiswa Langsa agar kejadian represif yang terjadi pada mahasiswa Aceh tidak terulang lagi.

Menuntut Kapolres Langsa agar tidak membela ataupun membentengi pejabat ataupun segelintir oknum dengan kepentingan apapun, karena polisi pelayan maayarakat.

Kapolres Langsa, AKBP Ansy Hermawan SIK MSc, didampingi Waka Polres, Kompol Budi Darma SH, dan sejumlah perwira lainnya, langsung menyambut kedatangan para mahasiswa di halaman Mapolres.

Kapolres Andy Hermawan mengatakan dimanapun dirinya bertugas untuk mencari keluarga, dan adik-adik mahasiswa yang datang ke Polres ini juga adalah keluarganya. Dia mengatakan selama ini dirinya selalu menyuarakan kepada anggota, menjunjung tinggi moralitas, dan perbuatan yang baik.

Dikatakan, polisi Polres Langsa yang bertugas wajib mengedepankan 5S (senyum, sapa, salam, sopan dan santun). “Mari berbuat kebaikan kepada siapa dan sampai kapanpun. Kita hidup tidak lama, kita hidup tidak abadi, maka kita harus harus menebar kebaikan. Kita semua harus ada tujuan hidup, dan beribadah,” ujarnya.

Dirinya mengaku senang didatangi oleh mahasiswa dan jika ada anggota Polres Langsa yang menyakiti siapaun, maka dia akan betanggung jawab. “Karena saya sudah berpesan kepada mereka agar tidak menyakiti siapapun, “ sebutnya.

Kapolres juga bangga kepada mahasiswa karena telah melakukan demo dengan tertib dan damai. Kapolres Langsa menerima petisi yang disampaika mahasiswa tersebut dan menandatangani petisi yang telah dibawa mahasiswa, dan selanjutnya berphoto bersama mahasiswa.

Tidak lama kemudian mahasiswa miminta pamit kepada Kapolres untuk kembali dan membubarkan diri dengan tertib dari Mapolres, sekitar pukul 17.30 WIB. (zb)

tuntutan para mahasiswa
* Kecam aksi represif terhadap demo di Kantor Gubernur
* Honorer Kantor Gubernur hina dan lecehkan mahasiswa
* Polisi harus netral sebagai pengawal masyarakat
* Kejadian represif terhadpa mahasiswa tidak terulang lagi
* Tidak membela pejabat atau oknum untuk kepentingan apapun

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved