Atlet PORA Aceh Tengah akan Terima Bonus

Atlet Aceh Tengah yang meraih medali di ajang Pekan Olahraga Aceh (PORA), ke XIII, tampaknya sudah bisa tersenyum. Pasalnya penyerahan bonus akan

Atlet PORA Aceh Tengah akan Terima Bonus
For Serambinews.com
Kadisparpora Aceh Tengah, Jumadil Enka 

Atlet PORA Aceh Tengah akan Terima Bonus

Laporan Mahyadi | Aceh Tengah

SERAMBINEWS.COM, TAKENGON – Atlet Aceh Tengah yang meraih medali di ajang Pekan Olahraga  Aceh (PORA), ke XIII, tampaknya sudah bisa tersenyum. Pasalnya penyerahan bonus akan dilakukan direalisasikan, Senin (15/4/2019) malam, di Gedung Ummi Pendopo Bupati, Kota Takengon.

 

Baca: Ghazali Abbas Adan Apresiasi Penyelenggara Pemilu

Baca: Danlanud SIM Tegaskan Netralitas TNI dalam Pemilu

Baca: FOTO-FOTO: Yuk Kenali Lima Warna Surat Suara Sebelum Mencoblos 

 

Penyerahan bonus bagi para atlet yang meraih prestasi di even olahraga tingkat provinsi itu, akan dilakukan di sela-sela acara resepsi HUT Kota Takengon ke-442. “Nanti malam, atlet, pelatih serta cabor yang meraih juara umum, akan menerima bonus dari Pemkab Aceh Tengah,” kata Kadisparpora, Jumadil Enka kepada Serambinews.com, Senin (15/4/2019).

Pemberian bonus kepada para atlet berprestasi itu, baru dilakukan setelah empat bulan PORA ke XIII berlalu. Alasannya, dana bonus untuk atlet PORA yang telah dianggarkan di APBK murni 2019 tidak mencukupi, sehingga dianggarkan kembali dalam usulan mendahului APBK Perubahan Tahun 2019.

“Pada APBK murni 2019, sudah dianggarkan sebesar Rp 500 juta lebih. Tapi jumlah itu, tidak cukup, setelah kita melihat hasil prestasi atlet di ajang PORA ke XIII. Makanya, diusulkan kembali penambahannya di mendahului APKB perubahan tahun 2019,” jelas Jumadil Enka.

Dia rincikan, penambahan dana bonus untuk para atlet sebesar Rp 1,1 miliar lebih, sehingga jika ditambah dengan yang sudah tersedia di APBK murni sebesar Rp 500 juta lebih, jumlah totalnya mencapai Rp 1,7 miliar lebih.

“Di awal, kita tidak bisa memprediksi berapa jumlah prestasi yang diraih. Itulah sebabnya di APBK murni, hanya dianggarkan sebesar Rp 500 juta lebih. Tapi kan sudah diusulkan kembali di APBK perubahan. Nah, semua ini butuh proses, makanya agak lama baru diserahkan,” pungkasnya. (*)

    

 
 

Penulis: Mahyadi
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved