Kupi Beungoh

Wahai Rakyat! Kedaulatan Ada di Tanganmu, Jangan Lacurkan dengan Sekilo Gula

Biasanya seseorang yang mendapatkan jabatan melalui suap (sogok) cenderung akan melakukan tindakan mencuri (korupsi).

Wahai Rakyat! Kedaulatan Ada di Tanganmu, Jangan Lacurkan dengan Sekilo Gula
SERAMBINEWS.COM/Hand Over
Hasan Basri M Nur, penulis buku "Sabda Rindu". 

Wahai Rakyat! Kedaulatan Ada di Tanganmu, Jangan Lacurkan dengan Sekilo Gula

Oleh: Hasan Basri M. Nur*)

DALAM sistem demokrasi modern, kedaulatan tertinggi dalam sebuah negara ada di tangan rakyat.

Secara berkala kepada rakyat diberikan hak untuk menentukan arah kepemimpinan suatu negara dalam jangka waktu tertentu.

Indonesia menetapkan periode 5 tahun sekali dalam penentuan kepemimpinan negara, yaitu melalui Pemilu Raya, merata di seluruh tanah air.

Rakyat, baik miskin atau kaya, berpendidikan tinggi atau rendah, berbondong-bondong ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk memilih calon pemimpin.

Itulah sebabnya pemilu sering disebut sebagai pesta rakyat karena kedaulatan hakiki telah dikembalikan ke tangan mereka.

“One man one vote” menjadi jargon utama yang dijunjung tinggi dalam demokrasi.

Artinya, setiap warga negara memiliki satu suara untuk menentukan calon pemimpin.

Di Indonesia warga negara yang berhak memberikan hak suara adalah yang berusia minimal 17 tahun atau telah menikah walau masih di bawah 17 tahun.

Halaman
1234
Editor: Zaenal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved