Direskrimsus Polda ‘Warning’ Pedagang

Direktur Reserse dan Kriminal Khusus (Direskrimsus) Polda Aceh yang juga Kepala Satuan Tugas (Satgas) Pangan Aceh

Direskrimsus Polda ‘Warning’ Pedagang
SERAMBI/HERIANTO
DITESKRIMSUS Polda Aceh, yg juga Kasatgas Pangan Aceh, T Saladin bersama Kadisperindag Aceh, Muhammad Raudhi dan pedagang foto bersama menyatakan tekad bersama stabilkan harga sembako selama puasa dan lebaran idul fitri 1440 Hijjriah di Gedung Serbaguna Kantor Gubeunur Aceh, Senin (22/4). 

* Agar tak Menimbun Barang

BANDA ACEH - Direktur Reserse dan Kriminal Khusus (Direskrimsus) Polda Aceh yang juga Kepala Satuan Tugas (Satgas) Pangan Aceh, Kombes Pol Teuku Saladin, mengingatkan para pedagang grosir dan distributor di Aceh agar tidak melakukan penimbunan barang kebutuhan pokok seperti gula pasir, minyak goreng, tepung terigu, telur ayam, beras dan lainnya, menjelang puasa hingga Lebaran 1440 Hijriah.

Warning tersebut disampaikan T Saladin kepada wartawan, seusai menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Kebutuhan Pokok menjelang bulan Ramadhan 1440 H/2019, di Gedung Serbaguna, Setda Aceh, Senin (22/4).

Rakor yang dibuka Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah itu dihadiri Kepala Pusat Penanganan Isu Strategis Kementerian Perdagangan, Jully Paruhum Tambunan dan anggota, Asisten II Setda Aceh, Taqwallah, Kepala Satgas Pangan, Kombes T Saladin, Kadis Perindag Aceh, Muhammad Raudhi, Kadis Peternakan, drh Rahmandi, Kadis Pertanian dan Perkebunan, Ir A Hanan, Kadis Keluatan dan Perikanan, Cut Yusminar Api MSi, Bulog, Pertamina, Hiswanamigas, pejabat Disperindag Kabupaten/Kota, pedagang grosir, asosiasi pedagang daging, Bulog, Perusahaan perdagangan Indonesia (PPI) dan pihak terkait lainnya.

Selain mewarning para pedagang, kata Kombes Saladin, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Polda Sumatera Utara untuk memeriksa stok barang kebutuhan pokok milik pedagang grosir dan distributor Aceh yang tersimpan di gudang Medan. “Koordinasi ini selain untuk memastikan stok dan harga barang. Kita berharap para pedagang tidak menimbun barang atau memainkan harga untuk mengambil keuntungan sepihak. Jika terjadi, akan kita tindak tegas,” tandasnya.

Untuk melakukan pengawasan terhadap persediaan kebutuhan pokok di seluruh Aceh, kata T Saladin, mulai minggu ini pihaknya akan menggelar rapat khusus dengan Reskrim di Kabupaten/Kota. “Rakor ini untuk mengetahui kondisi stok dan harga barang di daerah, mahal atau tidak,” ujarnya.

Direskrimsus Polda Aceh itu juga mengimbau kepada Disperindag Kabupaten/Kota untuk secepatnya menginformasikan ke pihak Reskrim Polres setempat jika ada bahan kebutuhan pokok yang dijual jauh di bawah harga normal. “Itu perlu dicek mengapa dijual terlalu murah. Apa baru panen atau merupakan barang selundupan,” tandas Kombes Saladin.

Dalam situasi seperti ini, tambahnya, bisa saja kelompok tertentu mengambil kesempatan dengan berbagai dalih. Tapi tujuan dari perbutannya itu adalah untuk memperkaya diri dengan cara melanggar hukum. Misalnya melakukan penyelundupan dan menimbun barang, menjualnya sedikit-sedikit, untuk maksud meraup keuntungan.

“Kasus seperti ini sudah sering terjadi. Kita harapkan pedagang yang hadir dalam rakor ini, tidak melakukannya dan tolong sampaikan kepada teman-temanya. Ini sebagai peringatan kepada pedagang grosir dan distributor lainnya,” tegas Kombes T Saladin.

Sementara itu, Kepala Disperindag Aceh, Muhammad Raudhi menjelaskan, stok gula pasir untuk kebutuhan puasa, sudah ada sebanyak 6.250 ton, di Kota Langsa sebanyak 4.250 ton dan sisanya di Medan 2.000 ton lagi. Stok gula pasir yang ada di Kota Langsa untuk pemenuhan distribusi dari Aceh Tamiang sampai Kota Lhokseumawe, sedangkan untuk pemenuhan kebutuhan dari mulai Aceh Utara sampai Kota Banda Aceh, akan diambil dari stok 2.000 ton gula pasir yang ada di Medan.

Stok gula sebanyak 6.250 ton itu, kata Raudhi, adalah stok pedagang gula pasir yang ada di Kota Langsa, bernama H Yusuf. Selain H Yusuf, Bulog juga akan menambah stok gula pasir. Minggu ini sudah masuk 200 ton, diangkut menggunakan kontainer melalui Pelabuhan Krueng Raya. Minggu depan akan pasok sebanyak 3.000 ton lagi, melalui pelabuhan yang sama.

Gula sebanyak itu, kata Muhammad Raudhi, akan digunakan untuk kebutuhan penjulan gula pasir di lokasi Pasar Murah Disperindag Aceh yang akan digelar secara serentak di 23 kabupaten/kota. Setiap kabupaten/kota ada empat titik lokasi di wilayah kecamatan yang jumlah penduduk miskinnya banyak.(her)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved