VIDEO - Spesies Hewan Dilindungi Terancam, Aktivis Lingkungan Sebut Pemerintah tak Respek

Sejumlah aktivis lingkungan yang tergabung dalam beberapa organisasi kemasyarakatan menggelar aksi memperingati hari bumi (earth hour).

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Sejumlah aktivis lingkungan yang tergabung dalam beberapa organisasi kemasyarakatan menggelar aksi memperingati hari bumi (earth hour).

Aksi itu diawali dengan konvoi dari Taman Bustanussalatin atau Taman Sari, melewati Pendopo Gubernur Aceh dan berakhir di depan Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh.

Beberapa aktivis menggenakan kostum gajah, badak, harimau, dan orang utan.

Aksi tersebut juga menyita perhatian pengguna jalan.

Para aktivis secara bergantian berorasi menyuarakan betapa pentingnya menjaga alam dan keanekaragaman hayati dari tindakan pihak tidak bertanggung jawab.

Baca: Presiden ILC Karni Ilyas Umumkan Cuti, ILC Tak Tayang untuk Sementara, Ada Apa?

Baca: Habib Rizieq Shihab Ungkap Kekecewaan ke Prabowo: Langsung Meledak Keinginan Lakukan Perlawanan

Baca: Postingan Erin Hina Prabowo Heboh, Ini Pengakuan Andre Taulany Pada Polisi Hingga Reaksi BPN

Nuratul Faizah, Koordinator Earth Hour mengatakan selama ini pemerintah kurang respek terhadap persoalan lingkungan.

Banyak satwa liar dan dilindungi menjadi sasaran buruan dan dibunuh.

Keberadaan satwa liar saat ini seperti harimau, gajah, badak, dan orang utan di Aceh semakin memprihatinkan.

Selain habitatnya yang sudah banyak beralih fungsi juga keberadaan satwa liar itu juga terancam punah akibat diburu.

Aksi itu dilakukan oleh aktivis yang tergabung dari Sali, Edsa, Agam Inong Banda Aceh, gabungan LSM, unsur pemerintah, dan masyarakat umum.

NARATOR: REZA MUNAWIR

EDITOR: HARI MAHARDHIKA

Penulis: Masrizal Bin Zairi
Editor: Amirullah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved