Jenazah Mahasiswa Aceh Yang Meninggal di Mesir Tiba di Jakarta

Jenazah akan diberangkatkan pukul 12.00 WIB dari Jakarta ke Bandara Internasional Iskandar Muda (SIM) Blangbintang, Aceh Besar.

Jenazah Mahasiswa Aceh Yang Meninggal di Mesir Tiba di Jakarta
FOR SERAMBINEWS.COM
Muhammad Ikram Zamzami semasa hidup. Almarhum adalah mahasiswa kelas persiapan Bahasa Arab Universitas Al-Azhar dan tercatat sebagai anggota Keluarga Mahasiswa Aceh (KMA) Mesir 

Laporan Subur Dani dan Misran Asri | Banda Aceh   

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Jenazah Muhammad Ikram Zamzami, mahasiswa asal Jeumpet Ajuen, Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar, yang meninggal di Mesir dua hari lalu, tiba di Bandar Udara Soekarno-Harta, Tangerang, Selasa (23/4/2019) sore.

Tgk Munzir, Anggota Keluarga Mahasiswa Aceh (KMA) Mesir yang mendampingi proses pemulangan jenazah ke Aceh menyebutkan, bahwa jenazah akan diberangkatkan pukul 12.00 WIB dari Jakarta ke Bandara Internasional Iskandar Muda (SIM) Blangbintang, Aceh Besar. 

Baca: Ratusan Jamaah Shalati Jenazah Muhammad Ikram, Mahasiswa Aceh yang Meninggal di Mesir

"Insya Allah, jenazah akan diberangkatkan ke Aceh dengan pesawat Garuda. Mungkin akan tiba di Aceh sekitar jam 3 siang. Kami minta doa, agar semuanya berjalan lancar," ujar Tgk Munzir kepada Serambinews.com, Selasa (23/4/2019) malam. 

Tiba di Jakarta, Tgk Munzir disambut dan difasilitasi senator asal Aceh, Sudirman atau lebih dikenal Haji Uma. 

"Tadi Haji Uma sudah bertemu saya. Beliau mengucapkan rasa belasungkawa atas musibah yang menimpa Ikram dan KMA Mesir. Alhamdulillah, penginapan dan akomodasi saya di Jakarta sambil menunggu proses pemulangan jenazah besok, ditanggung Haji Uma," sebut Tgk Munzir. 

Baca: Muhammad Ikram Zamzami, Mahasiswa Aceh yang Kritis di Mesir Meninggal Dunia

Tgk Munzir mengatakan dalam kesempatan itu, Haji Uma juga mengucapkan terima kasih kepada orang Aceh yang sudah bahu membahu membantu Ikram selama menjalani proses pengobatan di Mesir.  

Haji Uma berharap anak-anak Aceh terus semangat menuntut ilmu dan selalu kompak di mana pun berada.

Dikarenakan banyak agenda yang mesti dihadiri, Haji Uma tidak bisa ikut mengantar jenazah Muhammad Ikram ke Banda Aceh.

Baca: Ini Nama Para Pemenang Lomba Desain dan Modeling IFF 2019

Zamzami menerima rekan-rekannya yang datang berkunjung ke rumahnya di Jeumpet Ajun, Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar, Senin (22/4/2019) dan memberi semangat dan dukungam agar keluarga yang ditinggalkan tabah atas meninggalnya almarhum Muhammad Ikram, di Kairo, Mesir.
Zamzami menerima rekan-rekannya yang datang berkunjung ke rumahnya di Jeumpet Ajun, Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar, Senin (22/4/2019) dan memberi semangat dan dukungam agar keluarga yang ditinggalkan tabah atas meninggalnya almarhum Muhammad Ikram, di Kairo, Mesir. (SERAMBINEWS.COM/MISRAN ASRI)

Sebelumnya Tgk Zamzami, orang tua kandung almarhum Ikram yang ditemui Serambinews.com, di rumahnya Jeumpet Ajun, Senin (22/4/2019) siang, mengatakan proses pemulangan jenazah anaknya itu ikut didampingi pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Mesir serta perwakilan mahasiswa yang tergabung dalam KMA.

Seperti diketahui, sebelum meninggal, Muhammad Ikram, sempat kritis dan dirawat intensif di ICU Rumah Sakit El-Sefarat Kairo. Ikram menderita penyakit gagal jantung, hati, dan ginjal. Pada Minggu 21 April 2019 sekira pukul 02.00 waktu Mesir, Ikram menghembuskan napas terakhir di rumah sakit El-Sefarat Kairo. (*)

Penulis: Subur Dani
Editor: Mursal Ismail
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved