KIP Minta Masyarakat Melapor Jika Ada Kecurangan Selama Rekapitulasi Suara

Tahapan rekapitulasi suara yang sedang dilaksanakan saat ini juga dipastikan berlangsung aman tanpa kecurangan sebagaimana tudingan sebagian pihak.

KIP Minta Masyarakat Melapor Jika Ada Kecurangan Selama Rekapitulasi Suara
For Serambinews.com
Komisioner KIP Aceh, Agusni AH. 

Laporan Subur Dani | Banda Aceh   

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Komisioner Independen Pemilihan (KIP) Aceh memastikan pelaksanaan Pemilu 2019 aman dan lancar tanpa ada gangguan apapun. 

Tahapan rekapitulasi suara yang sedang dilaksanakan saat ini juga dipastikan berlangsung aman tanpa kecurangan sebagaimana tudingan sebagian pihak selama ini.

Baca: Ini Lokasi dan Jadwal Pasar Murah di Bireuen 

"Lapor saja jika ada yang culas atau curang dalam setiap tahapan Pemilu 2019. Jika ada yang curang, silakan buktikan dan akan segera diproses sesuai mekanisme hukum yang berlaku, sedianya pelaku akan dijerat dengan tindak pidana pemilu," kata Ketua Divisi Data dan Informasi KIP Aceh, Agusni AH kepada Serambinews.com, Selasa (23/4/2019).

Dia menyebutkan, jadwal program dan tahapan pemilu yang kini sudah berada di tingkat PPK sedang melakukan rekapitulasi dalam rapat pleno terbuka. 

"Nah, di sini pun semua pihak bisa menyaksikan secara langsung sebagaimana yang dipersaksikan di setiap TPS pada pungut hitung tanggal 17 April kemarin, jika memang ada keculasan bisa segera ditindak," katanya.

Baca: Jelang Bulan Puasa, Bolehkah Ziarah Kubur dan Apa Hukumnya? Simak Jawaban Ustaz Abdul Somad

Dia mengatakan, tak perlu takut ada kecurangan, karena semua pihah ikut dalam setiap rekapitulasi di semua tingkatan, termasuk saksi. Oleh karena itu, saksi juga diminta untuk teliti dalam setiap rekapitulasi. 

"Semua pihak ada di sana. Terutama panwas dan saksi parpol serta saksi calon perseorang ikut secara bersama-sama melewati berbagai proses dan tahapan," kata Agusni AH.

Dia mengatakan, semua pihak harus ikut berpartisipasi dalam semua tahapan Pemilu 2019, apalagi di saat proses penghitungan suara. "Hendaknya semua pihak bisa fokus  untuk itu. Jika tidak, sayang sekali negeri dan segenap anak bangsa ini teracuni dengan fitnah dan hoaks," katanya.

Baca: Tim Sukses Ini Depresi Karena Sang Caleg Tagih Peroleh Suara, Ini Kisahnya

Para saksi dan panwas semuanya mendapatkan form C2 yang memuat angka riil untuk masing-calon dan parpol. Bilamana kemudian ada yang tidak sama maka itu bisa segera dikomplain untuk diperbaiki. 

"Demikian halnya dengan kertas plano juga jadi alat kontrol ketika ada surat suara pemilih yang dicurangi. Dan, ini bisa diamati secara berjenjang untuk semua tingkatan mulai dari TPS hingga rekapitulasi pleno terbuka di PPK sampai pleno terbuka di KIP kabupaten/kota," pungkas Agusni AH. (*)

Penulis: Subur Dani
Editor: Mursal Ismail
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved