Manajemen PT Mifa Minta Maaf Karena Pernyataannya di Media Merugikan Dayah Sufi Muda

Pihak Dayah Sufi Muda memprotes pihak PT Mifa, karena pernyataan seakan-akan PT Mifa telah banyak mengalirkan bantuan ke dayah tersebut.

Manajemen PT Mifa Minta Maaf Karena Pernyataannya di Media Merugikan Dayah Sufi Muda
Serambinews.com
Warga memblokir jalan pengangkutan batu bara PT Mifa Bersaudara di kawasan Gunong Reubo, Kecamatan Kuala, Kabupaten Nagan Raya, Senin (22/4/2019). 

Laporan Sa’dul Bahri | Nagan Raya

SERAMBINEWS.COM, SUKA MAKMUE – Manjemen PT Mifa Bersaudara mengungkapkan permohonan maaf kepada Pimpinan Dayah Sufi Muda terkait penyataannya di media Harian Serambi Indonesia edisi Selasa (23/4/2019) yang berjudul “Massa Gunong Reubo Blokir Jalan PT Mifa”.

Pihak Dayah Sufi Muda memprotes pihak PT Mifa, karena menilai bahwa pernyataan pihak perusahaan itu di media, seakan PT Mifa telah banyak mengalirkan bantuan ke dayah tersebut.

Padahal yang dilakukan hanya penanganan jalan umum, dan meratakan sebagian tanah di halaman dayah yang juga sempat diungkit oleh pihak perusahaan di berita itu.

“Kami atas nama PT Mifa mengklarifikasi dan memohon maaf atas pemberitaan yang sudah merugikan Dayah Sufi  Muda,” kata Azizon Nurza, CSR dan Corcomm Manager PT Mifa Bersaudara kepada Serambinews.com, Selasa (23/4/2019).

"Terkait dengan permasalahan yang terjadi, sudah disepakati akan ada perundingan dengan Sufi Muda di pelabuhan PT Mifa, Rabu (24/4/2019) besok sekitar pukul 08.00 WIB di Kantor Pelabuhan PT Mifa," tambahnya.

Berita yang diklarifikasi yaitu terkait pernyataan Senior Manager Technical Service Engineering PT Mifa Bersaudara, Hadi Firmansah didampingi Wakil Kepala Teknik Tambang, Fajar Harya Susilo dan CSR & Corcomm Manager, Azizon Nurza, terkait pemblokiran jalan oleh warga.

Dalam berita itu dikatakan, bahwa atas permintaan santri Pesantren Dayah Sufi Muda yang ingin menggunakan akses jalan khusus Hauling Tambang Batu Bara PT Mifa Bersaudara untuk menuju Dayah Sufi Muda, pihak Manajemen PT Mifa telah melaksanakan komitmen sesuai kesepakatan bersama pengurus dan Pimpinan Dayah pada hari Kamis (7/2/2019) lalu.

Disebutkan, dimana pimpinan dan pengurus Dayah Sufi Muda menyetujui penutupan dan membuat tanggul dari akses menuju ke dayah tersebut melalui jalan khusus hauling, setelah jembatan atau gorong-gorong di Gampong Gunung Reubo selesai dibangun oleh perusahaan.

Sehingga dilarangnya masyarakat umum melintasi jalan khusus Hauling PT Mifa karena memiliki resiko besar terhadap keselamatan.

Halaman
12
Penulis: Sa'dul Bahri
Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved