Narkobais Mengamuk, 9 Rumah Hangus

Sebanyak sembilan rumah di Dusun Tanjung Putus, Gampong Jawa, Kecamatan Langsa Kota, terbakar

Narkobais Mengamuk, 9 Rumah Hangus
IST
WARGA melihat api yang membakar sembilan rumah di Tanjung Putus, Gampong Jawa, Kecamatan Langsa Kota, Selasa (23/4) sore. 

LANGSA - Sebanyak sembilan rumah di Dusun Tanjung Putus, Gampong Jawa, Kecamatan Langsa Kota, terbakar, Selasa (23/4) sore sekitar pukul 16.00 WIB. Kebakaran besar itu berawal dari mengamuknya seorang warga bernama Edi Irwansyah alias Ondon (28) dengan membakar kasur di rumah orangtuanya, Suwardi (61) sehingga api dengan cepat menghanguskan delapan rumah lainnya di permukiman padat itu.

Menurut informasi yang dihimpun Serambi dari sumber-sumber resmi termasuk masyarakat menyebutkan, dari sembilan rumah yang terbakar, enam di antaranya rata dengan tanah sedangkan tiga lainnya masih tersisa beberapa bagian konstruksi.

Kalak BPBD Kota Langsa, Ali Musafah SE mengatakan, pihaknya mengerahkan sembilan unit mobil pemadam kebakaran (damkar) dibantu mobil tanki pemasok air, dan mobil Tim Reaksi Cepat (TRC).

“Tim pemadam kesulitan melakukan penyelamatan karena sulitnya akses ke lokasi sehingga air harus disemprotkan dari jarak jauh. Tetapi dengan dukungan semua pihak, api berhasil kita kuasai sehingga kebakaran yang lebih besar bisa dicegah,” kata Ali Musafah.

Hingga menjelang magrib, tim BPBD bersama aparat kepolisian, TNI, dan relawan masih berada di lokasi untuk memastikan api benar-benar padam. Polres Langsa bersama Tim Inafis dan Polsek Langsa Kota dipimpin Kapolsek AKP Salmidin juga telah mengamankan lokasi dengan memasang garis polisi (police line).

Ke-9 rumah yang terbakar itu adalah milik Suwardi, Syarifuddin, M Jamin, Hariati, Ida, dan Suhelmi dengan kondisi hangus total. Sedangkan tiga lainnya, masing-masing milik Herman, Olha Kuba, dan Paini, masih menyisakan sebagian konstruksi bangunannya.

Meski kebakaran itu tidak ada korban jiwa namun seluruh harta benda milik korban ludes termasuk 1 unit sepmor Yamaha Mio Soul milik M Jamin dan pakaian baru dagangannya.

Pengguna narkoba
Sumber-sumber masyarakat menyebutkan, Edi Irwansyah alias Ondon (28) yang telah menjadi tersangka utama kasus pembakaran itu merupakan salah satu pengguna narkoba aktif yang baru mengakhiri masa tahanannya di Lapas Kota Langsa terkait penggunaan/kepemilikan narkoba.

Menurut pengakuan masyarakat, keberadaan tersangka sangat meresahkan karena kelakuannya yang mengganggu. Persoalan itu sudah pernah dilaporkan ke pihak kepolisian namun selalu diarahkan ke BNN Kota Langsa.

Peristiwa itu sendiri berawal ketika Ondon meminta uang pada ayahnya, Suwardi (61) yang diduga untuk membeli narkoba. Karena permintaannya tak diberikan oleh sang ayah, Ondon pun merasa sakit hati dan mengamuk.

Tersangka Ondon mengamuk dengan membakar kasur di rumah milik orang tuanya. Melihat kasur terbakar, Suwardi berusaha memadamkan api namun dikarenakan rumah berkonstruksi kayu, cuaca panas, dan angin yang kencang membuat api cepat menjalar ke rumah lainnya.

Kapolres Langsa, AKBP Andy Hermawan SIK MSc melalui Kasat Reskrim, Iptu Agung Wijaya Kusuma SIK kepada Serambi, Selasa (23/4) petang mengatakan, tersangka E (alias Ondon), pembakar rumah orangtuanya yang berimbas ke sejumlah rumah lainnya di Dusun Tanjung Putus, Gampong Jawa, Kecamatan Langsa Kota diringkus tak lama setelah kejadian pembakaran.

Tersangka ditangkap tidak jauh dari Dusun Jawa Belakang 1 Tanjung Putus, tepatnya di Gampong Pondok Pabrik, Kecamatan Langsa Lama. “Tersangka sudah kita amankan di Mapolres Langsa, dan kita saat ini masih menunggu laporan para korban yang rumahnya terbakar,” kata Iptu Agung Wijaya Kusuma.

Ditambahkan Kasat Reskrim, menurut pengakuan E, ia membakar kasur dalam kamarnya karena kesal terhadap ayah angkatnya dengan alasan istrinya dijauhkan darinya. Sedangkan sumber-sumber lainnya menyebutkan tersangka kesal karena sang ayah tidak memberinya uang yang diduga akan digunakan untuk membeli narkoba.(zb)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved