PA Kuasai Suara untuk DPRK Lhokseumawe

Hingga Selasa (23/4) siang, perolehan suara dari empat daerah pemilihan (dapil) di Lhokseumawe untuk DPRK

PA Kuasai Suara untuk DPRK Lhokseumawe
SERAMBINEWS.COM/SAIFUL BAHRI
Desk Pemilu Pemko Lhokseumawe telah menyelesaikan perekapan suara khusus untuk Pemilihan Presiden (Pilpres) 

* Ada yang Coblos Parpol tak Usung Caleg

LHOKSEUMAWE - Hingga Selasa (23/4) siang, perolehan suara dari empat daerah pemilihan (dapil) di Lhokseumawe untuk DPRK setempat masih di kuasai Partai Aceh (PA). Hal itu sesuai hasil rekap sementara yang dilakukan Desk Pemilu Pemko Lhokseumawe.

Data sementara yang diperoleh Serambi dari Desk Pemilu Pemko Lhokseumawe, siang kemarin, di Dapil Banda Sakti, dari total suara sah yang sudah direkap 39.124 suara, PA meraih 6.398 suara, Gerindra (4.658 suara), Demokrat (3.946 suara), NasDem (3.711 suara), PNA (3.570 suara), PAN (3.351 suara), PKS (3.026 suara), PKB (2.886 suara), Golkar (2.130 suara), Hanura (1.351 suara), PPP (1.297 suara), PDA (900 suara), Berkarya (754 suara), SIRA (421 suara), PDIP ( 276 suara), PBB (207 suara), dan PSI (185 suara)

Untuk Dapil Muara Dua, dari total suara sah yang sudah selesai direkap 23.767 suara, PA meraih 6.331 suara, Gerindra (3.217 suara), PAN (2.428 suara), Demokrat (2.044 suara), PKS (1.924 suara), Golkar (1.638 suara), PKB (1.470 suara), NasDem (1.349 suara), PPP (1.089 suara), PNA (861 suara). Lalu, Hanura (455 suara), PDA (380 suara), SIRA (273 suara), Berkarya (219 suara, PBB (64 suara), PDIP (51 suara), dan PSI (45 suara).

Sementara di Dapil Muara Satu, dari total suara sah yang sudah selesai direkap sebanyak 16.158 suara, PA meraup 5.945 suara, NasDem (1.904 suara), Gerindra (1.439 suara), PKS (1.334 suara), Golkar (1.305 suara), PPP (1.237 suara), PNA (1.038 suara), PKB (453 suara), Demokrat (443 suara), PDA (315 suara), SIRA (309 suara), PAN (204 suara), Hanura (92 suara), dan PSI (47 suara).

Terakhir untuk Dapil Blang Mangat, dari total suara sah yang sudah selesai direkap 11.809 suara, PA mendapat 3.596 suara, Gerindra (1.863 suara), Demokrat (1.591 suara), Golkar (931 suara), PKS (905 suara), PNA (809 suara), PAN (806 suara), NasDem (384 suara), PPP (283 suara), PDA (144 suara), PBB (133 suara), SIRA (99 suara), PDIP (52 suara), PSI (29 suara), dan Hanura (26 suara).

Hasil rekap sementara Desk Pemilu Pemko Lhokseumawe juga terungkap bahwa ada sejumlah partai politik (parpol) tak mengusung caleg untuk DPRK Lhokseumawe, namun tetap memiliki suara alias ada pemilih yang mencoblosnya. Seperti di Dapil Muara Satu, PDIP meraih 19 suara, Gerakan Perubahan Indonesia (16 suara), Berkarya (44 suara), Perindo (5 suara), PBB (5 suara), dan PKPI (5 suara).

Di Dapil Banda Sakti, Gerakan Perubahan Indonesia mendapat 37 suara, Perindo (16 suara), dan PKPI (4 suara). Untuk Dapil Muara Dua, Gerakan Perubahan Indonesia memperoleh 65 suara, Perindo (9 suara), dan PKPI (5 suara). Sedangkan di Dapil Blang Mangat, PKB memperoleh 75 suara, Gerakan Perubahan Indonesia (26 suara), Berkarya (37 suara), Partai Persatuan Indonesia (16 suara), dan PKPI (3 suara).

Terkait kondisi ini, Ketua Jaringan Demokrasi Indonesia (JADI) Aceh, Ridwan Hadi, menjelaskan, suara untuk parpol yang tidak mengajukan caleg nanti akan dianggap suara tidak sah. Menurutnya, hal ini terjadi karena beberapa kemungkinan. Seperti, pemilih tidak tahu parpol itu tidak mengusung caleg atau mereka membiarkan suaranya rusak. “Dengan pengalaman seperti ini, ke depan penyelenggara pemilu, kontestan pemilu, atau pemerintah agar meningkatkan sosialisasi. Sehingga kejadian seperti itu bisa diminimalisir,” demikian Ridwan Hadi.(bah)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved